MENGAPAKAH TIGA GELAR BAGI KERAJAAN
YANG PERNAH TERBAGI-BAGI ?


 

Pertanyaan No. 41 :

Mohon dijelaskan perbedaan dalam sebutan-sebutan: Yehuda, Efraim, dan Israel!

Jawab :

Dalam penunjukannya yang ketat sejak mulanya sebutan "Israel" itu dimaksudkan kepada bani Israel semenjak dari zaman Yakub nenek moyang mereka, sampai kepada akhir pemerintahan Raja Solaiman.

Namun, dapatlah diingat, bahwa setelah kematian Solaiman kerajaan itu telah terpecah menjadi dua (1 Raja-Raja 11 : 11, 12; 12 : 19, 20, 21). Bagian yang satu terdiri dari dua suku bangsa yang mendiami bagian sebelah selatan Tanah Perjanjian, sedangkan bagian yang satunya yang terdiri dari sepuluh suku bangsa, mendiami bagian sebelah utara. Yang pertama itu mengambil gelar "Yehuda" karena sebab suku Yehuda memerintah atasnya; yang kedua mengambil gelar "Israel" karena ia itu terbentuk dari mayoritas suku-suku bangsa itu. Oleh karena itu, bagi kerajaan sepuluh suku ini sebutan "Israel" itu berlaku apabila digunakan dalam pengertian yang kedua, yaitu tanpa ikut serta dua suku, Yehuda dan Benyamin.

Sebutan "Efraim," dalam hal gabungan, juga menunjukkan kesepuluh suku itu atau kerajaan di sebelah utara itu (Yesaya 7 : 1, 2) sebab suku Efraim memerintah atasnya. Dengan demikian sebutan-sebutan "Israel" (apabila digunakan tersendiri mengenai sepuluh suku itu) dan "Efraim" adalah berlaku bagi bagian yang di sebelah utara itu, dan sebutan "Yehuda" berlaku bagi bagian di sebelah selatan, untuk umat Allah di zaman dahulu.