ADAKAH TONGKAT GEMBALA MASIH
MENGAJARKAN "PERKARA-PERKARA YANG SAMA"?


 

Pertanyaan No. 33 :

Pada permulaannya, "Tongkat Gembala" sepaham bersama dengan Roh Nubuat,  bahwa "yang lagi tinggal dari benihnya itu ialah mereka yang 144.000 itu, yaitu mereka yang diserang oleh ular naga itu.” --- The Shepherd's Rod, vol. 2, p. 265. Kini, sepuluh tahun kemudian, ia mengajarkan bahwa "yang lagi tinggal dari benihnya itu" di dalam contoh ini ialah orang-orang yang masih akan tertinggal di dunia Babilon menunggangi binatang itu (Wahyu pasal 17)” --- The Simbolic Code, July - December, 1941, P. 9. Yang manakah yang benar --- yang semula ataukah yang sekarang?

Jawab :

Jika orang tidak dapat menyangkal, bahwa mereka yang 144.000 itu, yaitu buah-buah pertama itu, adalah anggota-anggota sidang, maka orang tidak mungkin menyangkal, bahwa mereka itu adalah berasal dari benihnya. Dan karena mereka itu masih tetap hidup setelah pembantaian orang-orang yang tidak setia di tengah-tengahnya, maka oleh sebab itu mereka adalah "orang-orang yang tersisa" itu --- yaitu yang masih tertinggal itu. Dengan tanda logika yang sama, adalah sama tak dapat dibantah bahwa karena wanita dari Wahyu pasal 12 itu melambangkan sidang sampai kepada akhir sejarah, maka buah-buah kedua dari benihnya, yaitu orang-orang yang masih hidup setelah kebinasaan orang-orang jahat di seluruh dunia, juga tergolong suatu "umat yang sisa."

Oleh sebab itu jelaslah, bahwa kedua ucapan itu adalah benar. Satu-satunya titik perbedaan di antara keduanya ialah, bahwa sewaktu yang satu di dalam Tongkat Gembala jilid 2 itu dibuat, Tongkat belum memiliki terang tambahan yang kemudian mengilhami yang satunya yang terdapat di dalam Simbolic Code itu, dan yang menunjukkan bahwa baik mereka yang 144.000 itu maupun rombongan besar orang banyak itu adalah sama-sama tergolong umat yang sisa : yang pertama karena mereka itu luput dari pembantaian Tuhan terhadap orang-orang yang tidak setia di dalam sidang (Yesaya 66 : 19), dan yang kedua karena mereka baru dipanggil keluar dari Babilon setelah yang pertama itu pergi ke tanah Israel (Yesaya 66 : 20), juga karena masih hidup setelah orang-orang jahat, dari antara siapa mereka itu dipanggil telah binasa.