MENGAPA MENGGANGGU DIMANA
TIDAK DIPERLUKAN?


 

Pertanyaan No. 31 :

Jika orang-orang Davidian menyangka dirinya memiliki sebuah pekabaran, maka mengapakah mereka tidak merasa puas untuk mengikuti jalannya sendiri, dan membiarkan orang-orang lain mengikuti jalan mereka sendiri? Mengapa mereka harus mengganggu dengan pekabarannya di dalam gereja kami?

Jawab :

Dengan menelusuri sejarah sidang sepanjang zaman turun sampai kepada hari ini, kita akan menemukan bahwa sekiranya semua orang telah mengambil pendirian yang sama dengan pendirian si penanya di atas, maka Kebenaran yang terus maju itu tidak akan pernah sampai kepada sidang dalam setiap masa. Sekiranya utusan-utusan Allah pada berbagai masa yang berbeda-beda telah lalai mengganggu dengan pekabaran mereka di dalam sidang-sidangnya sendiri, maka bagaimanakah mungkin pekabaran-pekabaran reformasi yang beraneka ragam itu berhasil mencapai umatNya? Bukankah Ia lebih memperhatikan mereka dari pada orang-orang kapir? Yahya Pembaptis, Yesus, dan para rasul, sekaliannya telah mengorbankan nyawa mereka untuk bisa menghantarkan pekabaran mereka kepada sidang-sidangnya sendiri. Maka mengapakah orang-orang Davidian tidak diperkenankan berbuat juga yang sama?

"Terhadap mereka ini (Wycliffe, HUSS, Luther, Tyndale, Baxter, Wesley), aniaya telah berjalan dengan kejamnya; namun mereka tidak berhenti memberitakan kebenaran itu. Masa-masa periode yang berbeda-beda dalam sejarah sidang masing-masingnya telah ditandai oleh berkembangnya sesuatu kebenaran khusus, yang sesuai dengan kebutuhan umat Allah pada masa periode yang bersangkutan. Setiap kebenaran baru telah maju menghadapi kebencian dan tantangan; orang-orang yang diberkati dengan terangnya telah dicobai dan dianiaya. Tuhan mengaruniakan sebuah kebenaran khusus bagi umat dalam suatu keadaan yang mendesak. Siapakah yang berani menolak memberitakannya? la memerintahkan hamba-hamba-Nya untuk menyampaikan undangan kemurahan yang terakhir kepada dunia. Mereka tidak dapat tetap berdiam diri, terkecuali karena bahaya terhadap jiwa mereka." --- The Great Controversy, p. 609.

Dengan sendirinya, maka kita tidak berani manolak untuk memberitakan kebenaran Davidian yang istimewa itu bagi sidang di waktu ini.