MENGAPAKAH TIDAK BERKEMBANG DENGAN LEBIH BAIK?

 

Pertanyaan No. 30 :

Melihat kepada luasnya pekerjaan dan singkatnya waktu, maka mengapakah pekabaran tentang pemeteraian itu belum juga maju dengan lebih baik lagi?

Jawab :

Kalau saja yang keluar meninggalkan Mesir di zaman Musa itu bukan suatu rombongan besar orang-orang yang bercampur (mixed multitude), maka Pergerakan Exodus itu sudah akan berhasil memasuki tanah perjanjian dalam beberapa minggu saja. Namun karena dalam perjalanan Pergerakan itu mereka telah diikuti oleh banyak orang yang telah memiliki suatu roh yang berbeda dari pada roh yang dimiliki Kaleb dan Yusak, maka Pergerakan itu akhirnya terlambat empat puluh tahun lamanya dari rencana untuk memasuki tanah perjanjian itu.

Dan meskipun pekerjaan Yesus pada kedatangan-Nya yang pertama dahulu belum sedemikian luas seperti halnya pekerjaan kita sekarang, namun pekerjaan-Nya itu adalah jauh lebih penting dan lebih singkat dari pada pekerjaan kita sekarang. Tetapi tampaknya pekerjaan Yesus itu sama sekali tidak membuat kemajuan apapun apabila kita pikirkan, bahwa semua orang di waktu itu telah meninggalkan Dia sewaktu la diadili, dan bahwa Petrus, rasul yang sangat bersemangat itupun bahkan telah mengucapkan kutuk dan bersumpah, bahwa ia bukan pengikut Kristus. Tetapi, bertentangan dengan semua yang tampaknya telah gagal itu, Yesus justru menyatakan sewaktu Ia tergantung di kayu salib, bahwa pekerjaan-Nya telah selesai.

Juga kemudian sesudah kebangkitan-Nya, la bertolak melakukan perjalanan ke atas, meninggalkan hanya sejumlah kecil pengikut-pengikut-Nya yang belum sepenuhnya bertobat untuk meneruskan pekerjaan itu. Yang sedemikian inilah hasil-hasil dari semua usaha Yahya Pembaptis dan Yesus yang tidak kenal lelah itu. Oleh sebab itu, dari jumlah besar orang-orang yang telah dibaptis oleh Yahya dan Yesus itu ternyata hanya seratus dua puluh orang murid yang didapati bersepakat untuk menerima curahan Roh Allah pada hari Pantekosta itu.

Memang, pekerjaan itu bukan saja kecil dan tak berarti kelihatan di waktu itu, namun juga tampaknya tidak mungkin untuk maju. Namun karena orang-orang yang ragu-ragu di antara rombongan orang banyak itu merasa beralasan karena kekalahan total yang tampak pada penyaliban Yesus, maka mereka lalu memisahkan diri dari antara orang-orang yang setia. Dan karena para pengikut-Nya yang masih tertinggal itu telah kehilangan kepercayaan pada diri sendiri, mereka menyangkal dirinya, lalu mencari Tuhan dengan sungguh-sungguh pada saat tidak ada lagi harapan di dalam diri mereka untuk melanjutkan pekerjaan itu, mereka memberikan kepada Tuhan kesempatan untuk memanifestasikan kebesaran kuasa-Nya untuk memajukan pekerjaanNya dengan kecepatan yang sedemikian besar sehingga dengan satu hotbah saja tiga ribu jiwa telah ditobatkan dalam sehari. Kemudian setiap hari sesudah itu telah ditambahkan hanya "sebanyak yang akan diselamatkan" --- yaitu sebanyak orang-orang yang selengkapnya bertobat. Demikianlah pekerjaan injil itu mulai bertumbuh dengan cepatnya, segera setelah Tuhan menemukan sekelompok orang yang dapat dipercayai dan digunakan-Nya.

Sama halnya dengan Pergerakan Advent, segera setelah Pertemuan Minneapolis dalam tahun 1888, pekerjaan dari Malaikat Seruan Keras itu sudah akan dimulai, tetapi karena akibat ketidakpercayaan banyak orang pada Kesaksian-Kesaksian dari Roh Allah maka "seruan" itu telah menjadi diam selama empat puluh tahun, sementara Pergerakan itu kembali mundur "menuju Mesir." --- Testimonies, vol. 5, p. 217.

Dalam tahun 1930 Allah kembali berbicara kepada umat-Nya seperti halnya la berbicara kepada Israel di zaman Yusak, tetapi kini, seperti halnya di masa itu, ada terdapat di antara kita sepuluh orang mata-mata, yaitu Korah-Korah, Dathan-Dathan, dan Abiram-Abiram, dan Akhan-Akhan --- yaitu orang-orang yang seperti mereka itu yang suka memberikan laporan-laporan yang mengecewakan, yaitu orang-orang yang mencari kedudukan, yang mengingini baju Babilonia, perak, dan batangan emas. Dan sebagai akibatnya kita juga telah dihambat, dan akan terus dihambat sampai kelak Tuhan memanifestasikan kuasa-Nya dan mengeluarkan dari antara kita orang-orang yang pura-pura itu, membebaskan kita dari dosa dan dari orang-orang berdosa, seperti di zaman Korah, dan seperti di zaman Akhan, lalu mengatakan kepada kita seperti la berbicara kepada Yusak: "Seberangilah sungai Yarden ini yaitu kamu dan semua umat ini, ke dalam tanah yang Ku karuniakan kepada mereka, yaitu kepada bani Israel." Yusak 1 : 2.

Meskipun seringkali kita kecewa secara mendalam karena melihat di antara kita orang-orang yang tidak setia, yang ragu-ragu, yang suka mencari-cari salah, rombongan besar orang banyak yang suka meninggikan diri, termasuk orang-orang yang telah meninggalkan Tuhan; dan juga orang-orang yang apabila diadili atau diuji karena iman mereka bahkan mengutuk dan bersumpah bahwa mereka bukan pengikut-pengikut pekabaran Tongkat Gembala; berikut juga orang-orang yang pada kenyataan percaya dan yang menyatakan bahwa mereka berdiri teguh membela pekabaran, tetapi mereka sedang melemparkan batu pada kita dan pada pekerjaan kita; --- sungguhpun kita tentunya belum merasa bangga karena adanya unsur sekemikian ini, namun kita belum sama sekali putus asa, melainkan sebaliknya dengan gembira berdiri sendiri membela kebenaran dan keadilan apabila bagian terbesar orang-orang meninggalkan kita.

Kita tak dapat tiada hanya bisa mengatakan dengan rendah hati: Ya Tuhan, bantulah kami untuk tetap berdiri dengan setia bagi-Mu meskipun seluruh dunia meninggalkan Dikau, atau walaupun kami harus mati seperti halnya rasul-rasul jika diperlukan. Kiranya kami boleh menjadi seperti Daniel, Shadrach, Meshak, dan Abednego --- yang berdiri dengan benar menghadapi bahaya yang mengancam jiwa kami, supaya Tuhan dapat memperoleh kesempatan melepaskan kami dari lubang singa, atau dari dapur api yang bernyala-nyala, jika diperlukan, sehingga dengan demikian membuat diri-Mu termasyhur kepada seluruh dunia oleh perantaraan kesetiaan kami. Kiranya kami dapat dibakar dengan semangat Nuh sementara kami melibatkan diri dalam membangun bahtera zaman ini, sementara banyak saudara-saudara yang mengaku percaya pada pekabaran ini mempertanyakan dan mengeritik pekerjaan dan kedudukan kami (Testimonies, vol. 5, p. 690) dan menghalangi kemajuan pekerjaan, dan sementara yang lainnya menuduh-nuduh kami karena terlalu banyak mengambil bagian kami.

Kiranya jangan sekali kita mengatakan: "Tuhan memperlambat kedatangan-Nya" ; atau, "Kita tidak mampu untuk pergi naik menghadapi orang banyak itu, karena mereka lebih kuat dari pada kita"; atau, "Tanah itu, yang telah selesai kita tinjau, adalah sebuah tanah yang memakan habis semua penduduknya; dan semua orang yang kita Iihat di dalamnya adalah orang-orang yang berpostur besar-besar. Dan di sana kita melihat raksasa-raksasa, yaitu anak-anak keturunan Anak, yang berasal dari raksasa-raksasa, dan kita pada pemandangan sendiri hanyalah bagaikan belalang-belalang, dan demikianlah keadaan kita pada pemandangan mata mereka." Bilangan 13 : 31 - 33. Kiranya jangan sekali kita menjadi sedemikian bodoh dan sedih seperti ini.