ADAKAH TERDAPAT PERCAMPURAN MANUSIA
DENGAN BINATANG?


 

Pertanyaan No. 29 :

Nyonya White mengatakan: "Semenjak dari air bah telah terdapat percampuran manusia dan binatang, seperti yang dapat terlihat dalam hampir tak habis-habisnya berbagai macam jenis binatang-binatang, dan dalam bangsa-bangsa manusia tertentu." --- Spiritual Gifts, vol. 3, p. 75 (1864). Bagaimana ini terjadi?

Jawab :

Kenyataan bahwa interpretasi yang diberikan kepada ucapan Sister White mengenai percampuran itu, mengartikan suatu ketidakmungkinan biologis yang sedemikian rupa sehingga hanya orang yang bodoh dan tolol saja dapat mempercayainya, adalah merupakan bukti yang tegas bahwa kata-katanya itu telah dikacaukan sama sekali. Apapun juga yang mungkin dituntut oleh seseorang terhadap pengertian gramatika dari kalimat, "percampuran manusia dan binatang" itu, kenyataannya tetap terbukti di bawah terang dari apa yang ia tulis di mana saja mengenai masalah itu, dan dalam latar belakang pikiran yang sehat, juga mengenai pengertiannya yang luas tentang Alkitab, berikut kurang pengalamannya yang mula-mula menggunakan kata-kata, bahwa ia sedang mencoba menunjukkan dua jenis percampuran --- yang satu di antara berbagai bangsa manusia, yang lainnya di antara berbagai macam dan jenis-jenis binatang: seperti misalnya percampuran orang Iberani dengan orang Kanani, dan percampuran keledai dengan kuda, yang menghasilkan suatu bangsa peranakan pada contoh yang satu, dan suatu jenis bastar pada contoh yang lainnya. Dia sendiri menjelaskan: "Setiap jenis binatang yang telah diciptakan Allah telah dipertahankan di dalam bahtera. Jenis yang kacau yang bukan ciptaan Allah, yang dihasilkan oleh percampuran, telah dibinasakan oleh air bah." --- Spiritual Gifts, p. 75.