KAPANKAH HENDAK DIPISAHKANNYA
LALANG DARI PADA GANDUM?



 

Pertanyaan No. 24 :

Buku "Christ's Object Lessons," p. 123 mengatakan: "Setelah pekerjaan injil selesai, maka segera menyusul pemisahan di antara yang baik dan yang jahat." Bukankah pemisahan yang disebut di sini terjadi pada kedatangan Yesus yang kedua kali?

Jawab :

Pemisahan yang terjadi pada waktu Yesus datang pada kedua kalinya, ialah dibawa-Nya orang-orang suci ke sorga bersama-sama dengan-Nya (Yahya 14 : 3 ; 1 Tesalonika 4 : 17) dan membiarkan orang-orang jahat mati di bumi (2 Tesalonika 2 : 7, 8). Dalam hal ini kedatangan-Nya yang kedua kali itu mengadakan suatu pemisahan fisik. Tetapi pemisahan pendahuluan yang terjadi sebelum kedatangan Kristus yang kedua kali, ialah pada kedatanganNya yang tidak kelihatan, yaitu sewaktu la menaruh "domba-domba" itu pada sebelah kanan-Nya dan "kambing-kambing" itu pada sebelah kiri-Nya (Matius 25 : 32, 33 ; 13 : 30 ; Wahyu 18 : 4 ; Matius 13 : 48).

Nyonya White mengatakan: "Aku tampak orang-orang suci itu meninggalkan kota-kota dan kampung-kampung, lalu bergabung bersama dalam kelompok-kelompok, dan hidup di tempat-tempat yang sangat terpencil. Malaikat-malaikat memberi mereka makanan dan air, sedangkan orang-orang jahat menderita karena kelaparan dan kehausan. Kemudian aku tampak para pemimpin dunia bersama-sama berkonsultasi, dan Setan berikut malaikat-malaikatnya sibuk mengelilingi mereka itu. Aku tampak sebuah tulisan, yang salinan-salinannya disebarkan di berbagai tempat tanah itu, memberikan perintah-perintah bahwa jika umat kesucian itu tidak melepaskan iman mereka yang aneh itu, melepaskan Sabat, dan mematuhi hari yang pertama dari minggu, maka setelah sesuatu waktu tertentu orang banyak itu akan bebas untuk membunuh mereka. Namun dalam jam cobaan inilah umat kesucian itu tetap tenang dan bersatu, sambil menaruh harap sepenuhnya pada Allah, dan bersandar pada janji-Nya bahwa suatu jalan kelepasan akan dibuat bagi mereka. Di beberapa tempat, sebelum saat keputusan itu dilaksanakan, orang-orang jahat menyerbu mendatangi orang-orang suci hendak membantai mereka; namun malaikat-malaikat dalam bentuk prajurit-prajurit berperang bagi mereka. Setan ingin memiliki hak kekuasaan untuk membinasakan umat kesucian dari Yang Maha Tinggi itu; tetapi Yesus meminta para malaikat-Nva untuk mengawasi mereka. Allah akan dimuliakan oleh membuat suatu janji kepada orang-orang yang memeliharakan hukum-Nya, di depan pandangan orang-orang kapir yang berada di sekitar mereka itu; dan Yesus akan dimuliakan karena mengubahkan orang-orang yang setia yang menunggui-Nya itu, yang sudah lama mengharap-harapkan-Nya, menjadi tidak lagi mengalami mati." --- Early Writings, pp. 282, 283.

Dari kenyataan umat kesucian itu secara nubuatan terlihat mereka di dalam kelompok-kelompok sebelum kedatangan Kristus yang kedua kali, kembali membuktikan bahwa pemisahan di antara umat kesucian dan orang-orang berdosa itu terjadi sebelum kedatangan-Nya. Namun bagaimanapun pemisahan yang diakibatkan oleh kedatangan yang kedua kali Kristus itu masih akan lebih besar lagi.

Sebab itu, walaupun pekabaran di dalam buku Christ's Object Lessons, p. 123 itu berlaku bagi pemisahan (orang-orang benar dibawa ke sorga dan orang-orang jahat dibiarkan tertinggal di bumi) pada kedatangan Kristus yang kedua kali, namun ia itu tidak sama sekali meniadakan pemisahan "lalang-lalang" dari pada "gandum" (Matius 13 : 30), atau "domba-domba" dari pada "kambing-kambing" (Matius 25 : 32).

Dan sekarang, oleh karena kebenaran yang terkenal mengenai pemeriksaan Hukum di dalam sorga itu adalah merupakan kaca pembesar doktrin Masehi Advent Hari Ketujuh, maka marilah kita memanfaatkannya tehadap pokok masalah pemisahan itu.

Bahagian mengenai Pemeriksaan Hukum orang-orang hidup itu, oleh mana diputuskan siapa-siapa yang dosa-dosanya dihapuskan dan sebagai hasilnya dikaruniakan hidup kekal, adalah disejajarkan di bumi oleh pekerjaan malaikat yang membawa "pena penyurat," yang diberi tugas membubuhi "tanda" (meterai) pada setiap orang yang berkeluh-kesah dan menangis karena segala kekejian di dalam Yehuda dan Israel --- sidang. Dan tugas dari kelima malaikat lainnya yang mengikutinya untuk membantai semua orang yang tidak memiliki "tanda" (meterai) itu, adalah disejajarkan di dalam sorga dengan menghapuskan nama-nama orang-orang berdosa dari Kitab Hayat. (Lihat Yeheskiel pasal 9; Testimonies to Ministers, p. 445; Testimonies, vol. 5, p. 211).

Demikianlah kita saksikan bahwa pekerjaan rangkap nubuatan mengenai pemisahan nama-nama orang-orang berdosa dari nama-nama orang-orang benar di dalam kaabah kesucian, dan pemisahan orang-orang berdosa dari orang-orang benar di dalam sidang, adalah sama dengan pekerjaan yang ditentukan di dalam perumpamaan-perumpamaan : pemisahan lalang dari pada gandum (Matius 13 : 30); pemisahan ikan yang jelek dari pada ikan yang baik (Matius 13 : 48); pemisahan orang-orang yang tidak memakai pakaian kawin dari pada orang-orang yang memakainya (Matius 22 : 1 - 13); pemisahan orang-orang yang tidak memperbaiki talenta-talentanya dari pada orang-orang yang memperbaikinya (Matius 25 : 20 - 30).

Karena semua pemisahan yang seimbang sama ini sekaliannya terjadi selama Pemeriksaan Hukum itu, sebelum perkawinan, penobatan, resepsi kerajaan itu (Daniel 7 : 9, 10, 13, 14), maka terbuktilah bahwa penuaian dan Pehukuman itu merupakan sesama rekan (counterparts), dan bahwa keduanya itu terjadi sebelum masa kasihan berakhir --- yaitu sewaktu Tuhan secara tiba-tiba datang ke kaabah-Nya untuk "menyucikan bani Lewi." Maleakhi 3 : 1 - 3. Dan karena Pehukuman orang-orang mati itu disusul oleh Pehukuman orang-orang hidup, maka Pehukuman terhadap sidang akan disusul oleh Pehukuman terhadap dunia. Maka "jikalau ia itu pertama-tama mulai terhadap kita, apakah kelak nasib orang-orang yang tidak mematuhi injil Allah?" (1 Petrus 4 : 17) --- sewaktu Hakim Agung itu duduk di atas tahta kemuliaan-Nya, sewaktu semua bangsa-bangsa berhimpun di hadapan-Nya, apabila sebagai gembala la memisah-misahkan domba-domba-Nya (Matius 25 : 31 - 46).