BUKANKAH PENUAIAN ITU IALAH
AKHIR DUNIA?


 

Pertanyaan No. 23 :

Bagaimanakah ajaran Saudara tentang pemisahan lalang dari pada gandum di dalam sidang itu dapat disesuaikan dengan ucapan yang berbunyi: "Lalang dan gandum itu akan bertumbuh bersama-sama sampai kepada penuaian; maka penuaian itu ialah akhir masa kasihan. ……….  Apabila pekerjaan Injil selesai, maka segera menyusul pemisahan di antara yang baik dan yang jahat, maka nasib dari setiap kelas akan diputuskan untuk selama-lamanya" ? --- "Christ's Object Lessons," pp. 72, 123.

Jawab :

Benar, sesuai dengan pernyataan di dalam pertanyaan itu, "penuaian" itu ialah akhir dari masa kasihan, yang mengambil tempat pada, bukan sesudah, penutupan masa kasihan. Dan dari kenyataan bahwa tindakan-tindakan Pemeriksaan Pengadilan terhadap perkara seseorang sesudah pengalaman hidupnya dalam hubungan dengan keselamatan telah berakhir dan sementara masa kasihan masih terbuka, adalah suatu bukti lain bahwa "penuaian" itu ialah bagian yang terakhir dari masa kasihan. Ini sesuai dengan ucapan Yeremiah yang berbunyi: "Penuaian sudah berlalu, musim panas sudah berakhir, tetapi kita belum juga selamat." Yeremiah 8 : 20. Ini menunjukkan bahwa penuaian itu adalah suatu masa periode, yang memiliki permulaan dan akhirnya, dan bahwa selama masanya itu orang-orang diselamatkan. Dan di dalam buku Early Writings, p. 118 diungkapkan bahwa Malaikat yang Ketiga adalah orang yang melaksanakan penuaian itu, sementara Matius 13 : 30 menunjukkan juga bahwa malaikat-malaikat itu memisahkan lalang dari pada gandum "dalam masa penuaian."

Oleh sebab itu perintah Kristus yang berbunyi: "Biarkanlah keduanya bertumbuh bersama-sama sampai kepada penuaian," menunjukkan kepada sejarah kita sekarang, yaitu "akhir zaman", yaitu periode di mana penuaian itu akan diwujudkan dan "lalang-lalang" itu dipisahkan dari pada "gandum".

Demikianlah bagi semua maksud yang praktis "penuaian itu" benar-benar adalah "akhir dunia" --- yaitu berakhirnya semua orang jahat.

Satu-satunya jalan dalam mana seseorang mungkin memahami sebaliknya Objek Pelajaran-pelajaran Kristus ialah karena lalai menyadari, bahwa dunia sekarang sudah berada pada hampir "akhiratnya." Karena lalai menyadari akan apa sesungguhnya arti akhirat itu, maka dengan demikian orang tidak mampu untuk menghubung-hubungkan pokok-pokok masalah penuaian yang saling berkaitan itu dengan benar.

Alkitab mengajarkan, bahwa Tuhan "hendak memeriksa Yerusalem (sidang) dengan lampu-lampu, dan menghukum orang-orang yang duduk-duduk dengan santainya: yaitu mereka yang mengatakan di dalam hatinya, bahwa Tuhan tidak akan berbuat baik, la juga tidak akan berbuat jahat" (Zephanya 1 : 12); artinya, la akan menghukum mereka yang oleh tindakan-tindakan perbuatannya mengatakan: "Tuhan tidak banyak menghiraukan apa yang kita lakukan"; padahal dalam amaran kebenaran yang serius Allah mengatakan: "Aku hendak memeriksa Yerusalem," bukan secara acuh dan dalam kegelapan, melainkan secara benar-benar teliti dengan menggunakan lampu-lampu.

"Aku hendak menampi isi rumah Israel di tengah-tengah segala bangsa, bagaikan gandum yang ditampi di dalam nyiru, namun tidak sedikit pun butirnya kelak jatuh ke tanah. Semua orang berdosa dari umat-Ku akan mati dimakan pedang, yaitu mereka yang mengatakan: Kejahatan itu tidak akan mencapai kami juga tidak akan menghalangi kami." Amos 9 : 9, 10. Akan jadi kelak bagaikan guncangan sebuah pohon zaitun, dan bagaikan pengumpulan buah-buahan sesudah panen. Mereka akan mengangkat suaranya, mereka akan menyanyi bagi kebesaran Tuhan." Yesaya 24 : 13, 14.

Kata-kata injil ini menunjukkan, bahwa sesudah sidang diguncangkan oleh kunjungan hukuman Tuhan, maka anggota-anggotanya yang setia yang tertinggal itu akan "menyanyi bagi kebesaran Tuhan." Keguncangan itu akan menjadikan sidang sebagaimana yang sepatutnya.

"Tetapi siapakah yang dapat tahan pada hari kadatanganNya? Dan siapakah dapat berdiri apabila la muncul? Karena la adalah bagaikan suatu api pembersih, dan bagaikan sabun binara." Maleakhi 3 : 2.

"Dalam penyaringan yang maha kuat itu yang segera akan berlaku, kita kelak akan lebih mampu mengukur kekuatan (jumlah) Israel. Tanda-tanda mengungkapkan bahwa waktu itu sudah dekat apabila Tuhan akan menyatakan, bahwa penyedot kotoranNya sudah ada di dalam tangan-Nya, maka ia akan membersihkan seluruh lantai-Nya." --- Testimonies, vol. 5. P. 80.

Demikianlah, baik Alkitab maupun Roh Nubuatan keduanya memberitahukan bahwa Ia Sendiri akan membersihkan sidang, dan bahwa setelah sidang dibersihkan sedemikian ini, maka "orang-orang Kapir akan menyaksikan kebenarannya; dan semua raja akan kemuliaannya." Yesaya 62 : 2.