KAPANKAH METERAI-METERAI ITU DIMULAI ?

 

Pertanyaan No. 20 :

Bukti Alkitab apakah yang ada untuk menunjukkan, bahwa peristiwa-peristiwa Tujuh Meterai (Wahyu pasal 4 - 8) itu meliputi seluruh sejarah dunia, yang bertentangan dengan ajaran Organisasi, bahwa meterai-meterai itu hanya meliputi masa periode sidang Kristen? Tidakkah anda ketahui, bahwa kitab dengan meterai-meterai itu adalah melambangkan buku Daniel dan buku Wahyu?

Jawab :

Landasan di mana Organisasi mendasari pendiriannya bahwa meterai-meterai itu adalah bersifat nubuatan mengenai peristiwa-peristiwa di dalam masa periode Wasiat Baru, ialah interpretasi mereka terhadap meterai yang pertama, yang oleh Yahya dikatakan:

"Maka aku tampak, dan tengoklah sebuah kuda putih; dan dia yang duduk di atasnya itu memiliki sebuah panah; dan sebuah mahkota dikaruniakan kepadanya; maka keluarlah ia dengan kemenangan dan untuk memenangkan lagi." Wahyu 6 : 2.

Kata-kata injil ini secara tidak sah telah diinterpretasikan dengan diartikan kepada sidang Kristen yang mula-mula. Kenyataan-kenyataan bahwa kuda dalam khayal itu adalah putih dan sidang yang muda itu murni, penunggangnya terus menang dan sidang itu terus bertumbuh, kenyataan-kenyataan ini saja belum merupakan landasan yang kokoh untuk membangun suatu teori di atasnya bahwa peristiwa-peristiwa meterai-meterai itu dimulai dengan sidang Kristen.

Dalam khayal telah diperlihatkan kepada Yahya meterai-meterai itu kira-kira enam puluh lima tahun sesudah Pantekosta, yaitu dalam masa periode sewaktu sidang itu sudah terus merosot dari puncak kesucian dan pertumbuhannya yang tetap. SUARA itu mengatakan kepadanya : "Marilah kemari, maka Aku akan menunjukkan kepadamu perkara-perkara yang tak dapat tiada harus jadi kemudian dari sekarang." Wahyu 14 : 1. Dengan perkataan lain, peristiwa-peristiwa yang sedang akan diperlihatkan kepadanya itu akan berkembang di masa depan semenjak dari saat ia memperoleh khayal itu. Sekarang marilah kita memperhatikan apa yang dilihatnya:

Yahya mengatakan: "Aku berada dalam Roh, maka tengoklah, sebuah tahta berdiri di dalam sorga, dan Seseorang duduk di atas tahta itu. ……….. Maka aku tampak di dalam tangan kanan Dia yang duduk pada tahta itu sebuah kitab yang tertulis di dalam dan di luarnya, yang termeterai dengan tujuh meterai ………. Maka tidak ada seorang pun di dalam sorga maupun di bumi, ataupun di bawah bumi, yang mampu membuka kitab itu, ataupun memandang atasnya. Maka menangislah aku dengan amat sangat .......... lalu seorang dari para tua-tua itu mengatakan kepadaku : Jangan menangis: tengoklah, Singa dari suku bangsa Yehuda itu, Akar Daud itu, telah berhasil membuka kitab itu, dan melepaskan seluruh tujuh meterainya.” Wahyu 4 : 2; 5 : 1; 3 - 5.

Tandailah bahwa peristiwa-peristiwa yang dilambangkan itu akan menjadi kenyataan pada sesuatu waktu sesudah Yahya memperoleh khayal itu, dan bukan sebelumnya. Selanjutnya di manakah dalam sesuatu contoh Alkitab pernah melambangkan sidang dengan seseorang yang mengendarai kuda? Jika sekiranya kuda melambangkan sidang, maka apakah yang akan melambangkan orang?

Jadi jelaslah, bahwa dalam khayal ini Yahya sedang memandang ke depan kepada permulaan sesuatu peristiwa penting yang akan jadi di masa depan dari saat ia memperoleh khayal itu, bukan di belakang sewaktu sidang itu dimulai. Lagi pula, ia itu akan jadi di sorga, bukan di bumi. Karena beribu-ribu bahkan beribu-ribu orang berada mengelilingi tahta itu yang diduduki oleh Hakim Agung yang memegang kitab itu yang termeterai dengan tujuh meterai, maka jelas peristiwa itu lebih merupakan permulaan sidang Pengadilan dari Daniel 7 : 9, 10 dari pada merupakan permulaan pemberitaan injil.

Berbicara mengenai kitab yang termeterai dengan tujuh meterai itu, Roh Kebenaran mengatakan: "Demikianlah para pemimpin Yahudi itu membuat pilihan mereka. Keputusan mereka itu ada tercatat di dalam kitab yang dilihat oleh Yahya di dalam tangan Dia yang duduk di atas tahta itu, yaitu kitab yang tidak seorang pun dapat membukanya. Dalam semua pembalasannya keputusan ini akan muncul terlihat di hadapan mereka pada hari apabila kitab ini dibuka dari meterai-meterainya oleh Singa dari Suku Bangsa Yehuda itu.” --- Christ's Object Lessons, p. 294.

Dalam kaitan ini setiap bagian komponen dari keseluruhan simbolisasi itu cocok dengan sejarah Alkitab maupun dengan sejarah dunia, dan juga dengan Pekabaran Malaikat Yang Ketiga itu sendiri --- sehingga dengan demikian memberikan "kuasa dan tekanan" kepada Pekabaran Malaikat Yang Ketiga itu.