MENGAPAKAH NUBUATAN-NUBUATAN
MENGGANTIKAN KASIH?


 

Pertanyaan No. 19 :

Mengapakah orang-orang Davidian tidak lebih banyak menggunakan waktu untuk mengajarkan kasih Kristus --- bagian Alkitab yang "terpenting itu --- dari pada mengajarkan doktrin-doktrin dan nubuatan-nubuatan?

Jawab :

Orang-orang Davidian mengikuti prosedur ini karena sebab Injil yang berbunyi: "Kita juga memiliki suatu perkataan nubuatan yang lebih pasti, maka baiklah kamu memperhatikannya, bagaikan akan sebuah terang yang bercahaya di dalam tempat yang gelap, sampai fajar pagi dan bintang siang terbit di dalam hati kamu sekalian." 2 Petrus 1 : 19. Oleh sebab itu, nubuatan-nubuatan menciptakan kasih bagi Allah di dalam hati penyelidiknya, karena tidak mungkin dapat diciptakan oleh apapun yang lain.

Lagi pula, sekiranya nubuatan-nubuatan kurang penting dibandingkan dengan bagian-bagian Alkitab lainnya, maka mengapakah Tuhan menugaskan hamba-hamba-Nya menulis sekian banyak nubuatan? Jelaslah, bahwa sekaliannya itu adalah penting. Buku Wahyu yang dialamatkan langsung kepada umat yang akan hidup tepat menjelang kedatangan Tuhan, adalah terdiri dari nubuatan-nubuatan simbolis, terhadap mana Tuhan mengatakan:

"Berbahagialah orang yang membaca, dan mereka yang mendengarkan segala perkataan nubuatan ini, dan yang memeliharakan segala perkara yang tercatat di dalamnya; karena masanya sudah dekat." Wahyu 1 : 3. "Tengoklah, Aku datang dengan segera; berbahagialah orang yang memeliharakan segala perkataan nubuatan kitab ini …...... Maka aku menyatakan kepada setiap orang yang mendengar segala perkataan nubuatan kitab ini, bahwa jikalau seseorang menambahkan apa-apa kepada segala perkara ini, Allah akan menambahkan kepadanya berbagai bela yang tertulis di dalam kitab ini; dan jikalau seseorang mengurangkan sesuatu dari segala perkataan kitab nubuatan ini, maka Allah akan menghilangkan bagiannya dari kitab hayat, dan dari kota suci itu, dan dari pada segala perkara yang tertulis di dalam kitab ini." Wahyu 22 : 7, 18, 19.

Benar, bahwa kasih Yesus adalah sangat diperlukan, namun dengan hanya mengkhotbahkannya tanpa mengkhotbahkan doktrin-doktrin dan nubuatan-nubuatan, tidak akan bermanfaat apapun juga bagi orang, karena oleh perantaraan nubuatan-nubuatan dan oleh doktrin-doktrin orang mempelajari bukan saja kasih Yesus melainkan juga bagaimana berbakti kepada-Nya. Rasul Paulus mengatakan: "Semua injil itu adalah dikaruniakan oleh ilham dari Allah, dan adalah berguna bagi doktrin, untuk menegor yang salah, untuk memperbaiki, sebagai petunjuk dalam kebenaran: supaya umat Allah dapat menjadi sempurna, dipersiapkan selengkapnya bagi semua pekerjaan yang baik." 2 Timotius 3 : 16, 17.

Kalau saja sidang-sidang pada waktu ini sudah mengajarkan nubuatan-nubuatan dan doktrin-doktrin dengan mengesampingkan kasih Yesus, maka tentunya orang-orang Davidian sudah akan bertahan dengan lebih kukuh pada kasih Yesus dari pada nubuatan-nubuatan. Tetapi karena persoalannya adalah sebaliknya, yaitu kasih Yesus dibesarkan dengan melalaikan nubuatan-nubuatan, maka tentunya kebutuhan kita yang utama dan tertinggi ialah mempelajari kasih Yesus itu melalui doktrin-doktrin; kemudian, dengan demikian tanggung jawab kita yang terbesar ialah mengajarkannya.

Sementara injil kasih itu mengilhami kita untuk mengasihi Tuhan, maka semua doktrin mengajarkan kepada kita cara yang benar untuk bagaimana mengasihi Dia, dan terang nubuatan-nubuatan mengendalikan kaki-kaki kita pada jalan yang lurus dan sempit itu sepanjang perjalanan sampai ke kota Allah, sama seperti halnya di malam hari lampu-lampu mobil menunjukkan kepada kita jalan menuju ke rumah. Tanpa sekaliannya itu, maka kita tak dapat tiada akan segera kehilangan jalan, bertabrakan, dan berantakan di dalam kegelapan --- suatu kehancuran dan kematian, yang tak disangka-sangka. Dengan demikian sementara kita memerlukan yang satu, maka kita pun sama memerlukan yang lainnya. Oleh sebab itu orang-orang Davidian mengkombinasikan kedua-duanya, yaitu mengajarkan kasih Yesus melalui doktrin-doktrin, dan jalan menuju  Kerajaan itu melalui nubuatan-nubuatan.