BERAPA HARGA MINYAK
TAMBAHAN lTU



 

Tepat pada masanya apabila tanda-tanda zaman satu demi satu digenapi di sekeliling kita orang-orang akan didapati membangun tabiat mereka dengan kayu-kayu busuk gantinya mereka memperbaiki dirinya. Mengapa? --- Karena Setan membutuhkan mereka sebagai agen-agennya. Berapa lamakah mereka akan terus berada dalam jalan kejahatannya itu? --- Selama suatu masa yang singkat dan kemudian semuanya itu akan dibukakan. Bacaan ini mengatakan bahwa itu adalah para kaum inteligensia yang berada dalam pekerjaan Allah yang akan membangun tabiat mereka dengan kayu-kayuan yang busuk. Hendaklah hal ini menjadi suatu amaran penting bagi kita, karena sekaranglah masa itu yang sedang dibicarakan oleh hamba Tuhan di atas. Janganlah kita membodohi diri.

Matius 24 : 45 - 51:
''Maka siapakah seorang hamba yang setia dan bijaksana itu, yang telah diangkat oleh Tuannya menjadi penguasa atas rumah tangga-Nya, untuk memberikan kepada mereka makanan pada waktunya? Berbahagialah hamba itu, yang sewaktu Tuannya datang, Ia mendapatinya sedang berbuat sedemikian itu. Sesungguh-sungguhnya aku mengatakan kepadamu, bahwa Ia akan membuatnya menjadi penguasa atas semua harta kekayaan-Nya. Tetapi dan jika hamba yang jabat itu kelak mengatakan dalam hatinya, Tuanku memperlambat kedatangan-Nya; laIu mulai memukuIi para sesamanya, Ialu makan dan minum bersama-sama dengan orang-orang pemabuk; maka Tuan dari hamba itu akan datang pada sesuatu hari sewaktu ia tidak mengharap-harapkan-Nya, dan pada sesuatu jam yang tidak disangka-sangkanya, lalu akan membunuhnya, dan menempatkan bagiannya bersama-sama dengan orang-orang munafik. Di sanalah akan terdapat ratapan dan keretak gigi."

Ada dua macam hamba dilukiskan di sini. Hamba ialah kependetaan, yaitu mereka yang ditunjuk untuk menguasai rumah tangga, sidang. Hamba-hamba Allah, pendeta-pendeta, harus memberikan makanan pada waktunya, yaitu Kebenaran sekarang - - Kebenaran yang berlaku bagi masa dimana kita hidup sekarang, bulan dalam tahun 1844. Kebenaran sekarang yang berasal dari tahun 1844 sampai kepada sejarah kita adalah bukan pengadaan Sabat atau keadaan orang-orang yang sudah mati, karenanya itu telah merupakan kebenaran-kebenaran semenjak dari kejadian dunia. Memang, sekaliannya itu pernah hilang dan dilaIaikan. Pengetahuan bahwa semenjak tahun 1844 Pengadilan terhadap Orang-orang Mati berlangsung di dalam kaabah sorga, ialah yang merupakan Kebenaran sekarang semenjak tahun 1844. Kita telah dibuat mengerti mengenai apa yang berlangsung dalam sejarah kita. Tetapi apabila Pengadilan bagi Orang Hidup kelak dimulai, maka Pengadilan terhadap Orang-orang Mati akan tidak lagi merupakan Kebenaran sekarang.

Kebenaran sekarang hanya datang dari Allah. Manusia tidak mengetahui kapan masanya, dan karena itulah Allah sendiri yang harus menentukan waktu bagi Kebenaran sekarang untuk diungkapkan.

Ada suatu berkat istimewa yang dijanjikan bagi mereka, yang kelak oleh-Nya ditemukan sedang memberikan makanan pada waktunya. Tetapi apa yang pernah merupakan makanan pada waktunya dalam tahun 1844 mungkin sekali tidak akan merupakan makanan pada waktunya dalam 1944. Tetapi bagaimana pun jika kita tidak merindukan makanan pada waktunya, maka Ia tidak akan memberikannya kepada kita.

Matius 24 : 47:
"Sesungguh-sungguhnya aku mengatakan kepadamu, bahwa Ia akan membuatnya menjadi penguasa atas semua harta kekayaannya."

Ini sedang membicarakan tentang dia yang dengan setia memberikan makanan pada waktunya. "Harta kekayaan" itu ialah Kebenaran sekarang. Di dalam Maleakhi kepada kita diceritakan, bahwa sebelum hari Tuhan yang besar dan mengerikan itu Eliyah akan datang. Kemudian apabila Eliyah muncul, maka pekabarannya akan menjadi Kebenaran sekarang. Ia akan mengamarkan dan mempersiapkan umat Allah menghadapi hari Tuhan yang besar dan mengerikan itu. Yakinilah bahwa pekabarannya itu akan merupakan Kebenaran sekarang sebelum hari Tuhan yang besar dan mengerikan itu, sama seperti halnya pekabaran Nuh telah merupakan Kebenaran sekarang sebelum air bah yang lalu. Ia itu akan benar-benar merupakan perbedaan di antara hidup dan mati bagi umat Allah yang memperolehnya di waktu ini, sama seperti halnya pekabaran Nuh yang mempunyai arti hidup atau mati bagi orang-orang di zamannya dahulu.

Ayat-ayat yang sudah kita pelajari sore ini menunjukkan, bahwa ada dua kelas hamba-hamba; yaitu hamba-hamba yang setia dan hamba-hamba yang tidak setia.

Matius 24 : 48 - 51:
"Tetapi dan jika hamba yang jahat itu mengatakan dalam hatinya: Tuanku memperlambat kedatangan-Nya; lalu mulai memukuli para sesamanya, lalu makan dan minum bersama-sama dengan orang-orang pemabuk; maka Tuan dari hamba itu akan datang pada sesuatu hari sewaktu ia tidak mengharap-harapkan-Nya, dan pada sesuatu jam yang tidak disangka-sangkanya, lalu akan membunuhnya, dan menempatkan bagiannya bersama-sama dengan orang-orang munafik. Di sanalah akan terdapat ratapan dan keretak gigi".

Jika hamba itu mengatakan: "Tuanku memperlambat kedatangan-Nya," maka ini menunjukkan, bahwa ia sebelumnya telah mengharapkan kedatangan Tuhan itu lebih cepat. Para pelopor yang mula-mula di antara kita sebagai orang-orang Advent telah mengharap-harapkan kedatangan-Nya yang segera, tetapi kini panji-panji yang biasanya kita lihat di dalam gereja-gereja kita yang meramalkan kedatangan-Nya "dalam generasi ini" sedang menghilang.

Lagi pula, kita sebagai umat diperintahkan supaya mengikuti suatu pertarakan yang ketat, tetapi karena Tuhan tidak datang banyak orang lalu makan dan minum bersama-sama dengan orang-orang pemabuk. Tuhan datang kepada hamba yang sedemikian ini pada sesuatu jam yang tidak disangka-sangkanya. Kemudian kelak Kerajaan Sorga akan disamakan dengan sepuluh anak dara.

Matius 25 : 1 - 13:
"Kemudian kelak Kerajaan Sorga akan dipersamakan dengan sepuluh anak dara yang membawa pelita-pelita mereka, lalu pergi keluar menyambut Mempelai Pria. Maka lima dari dari antara mereka itu adalah bijaksana, tetapi lima lainnya adalah bodoh. Mereka yang bodoh itu membawa pelita-pelitanya, tetapi tidak membawa minyak sertanya; tetapi mereka yang bijaksana itu membawa minyak di dalam botol-botolnya bersama-sama dengan pelita-pelita mereka. Selagi Mempelai Pria itu terlambat datangnya, maka mengantuklah mereka semuanya lalu tertidur. Tetapi pada tengah malam terdengarlah suatu seruan: Tengoklah, Mempelai Pria itu datang, keluarlah kamu menyambut Dia. Kemudian bangunlah semua anak dara itu, lalu membenahi pelita-pelita mereka. Maka kata yang bodoh itu kepada yang bijaksana: Berikanlah kami minyakmu, karena pelita-pelita kami hendak padam. Tetapi sahut yang bijaksana itu, katanya: Jangan begitu, nanti tidak akan cukup bagi kami maupun kamu, lebih baik pergilah kamu kepada mereka yang menjual, dan belilah bagi dirimu. Maka selagi mereka itu pergi membeli, datanglah Mempelai Pria itu; lalu mereka yang sudah siap itu masuk bersama-sama-Nya ke perkawinan itu, lalu pintu ditutup. Kemudian datanglah juga dara-dara yang lain itu, sambil mengatakan: Tuan, Tuan, bukakanlah bagi kami. Tetapi Ia menjawab dan mengatakan: Sesungguh-sungguhnya Aku mengatakan kepadamu, Aku tidak mengenal kamu. Oleh sebab itu berjagalah, karena tidak engkau ketahui baik hari maupun jam apabila Anak Manusia itu datang".

Di sini dikemukakan sebuah sidang yang percaya, bahwa Mempelai Pria akan datang, yang percaya akan kedatangan Kristus yang kedua kali. Dalam tahun 1844 kesepuluh anak dara itu telah masuk ke tempat mereka menunggui kedatangan-Nya, lima diantaranya tidak membawa minyak sertanya tetapi lima yang lainnya membawa sertanya minyak tambahan. Pelita-pelita tepatnya adalah melambangkan hati, dan itu adalah kepercayaan seseorang pada Kebenaran yang menerangi hatinya. Memang, itu adalah Kebenaran yang harus dihidupkan oleh Roh Suci yang memberikan terang.

Pekabaran yang merupakan makanan pada waktunya dalam tahun 1844 ialah Kebenaran yang dibawa oleh Nyonya White -- Pengadilan terhadap Orang Mati -- dan pekabaran inilah yang dilambangkan oleh minyak yang terdapat di dalam pelita-pelita itu sewaktu sepuluh anak dara itu pertama kali masuk menunggui kedatangan Mempelai Pria. Minyak yang terdapat di dalam botol-botol kelima anak dara yang bijaksana itu tak dapat tiada harus melambangkan Kebenaran tambahan, yaitu sesuatu yang lain daripada yang terdapat di dalam pelita-pelita itu. Kebenaran tambahan inilah yang akan melengkapi Kebenaran tahun 1844 itu sehingga dengan demikian menyediakan cukup terang bagi masa kedatangan Mempelai Pria. Dan apakah yang dimaksudkan dengan Kebenaran tambahan ini? --- Ia itu tak dapat tiada merupakan kebenaran tentang Pengadilan terhadap Orang Hidup, pekabaran yang terakhir.

Dalam perumpamaan ini terlihat kekacauan besar pada waktu terakhir anak-anak dara itu, kesemua mereka yang sepuluh itu, bangun dan mengetahui dengan pasti, bahwa Mempelai Pria itu berada dalam perjalanan. Sekarang mereka semua sadar bahwa mereka sangat membutuhkan terang untuk menerangi kegelapan yang menyelubungi mereka dan untuk menerangi jalan mereka untuk menyambut Mempelai Pria. Tetapi pada kenyataannya yang menyedihkan mengenai lima anak dara yang bodoh, yang telah lalai mengumpulkan minyak tambahan (kebenaran mengenai Pengadilan terhadap Orang Hidup) seperti yang dilakukan kelima dara yang bijaksana itu sewaktu saatnya tiba, mereka kini menghadapi kegelapan yang sangat mengerikan. Secara berani mereka lalu menghimbau kepada kelima dara yang bijaksana itu agar kiranya bersedia membagikan minyak dengan mereka.

Kini mereka sepenuhnya sadar akan kenyataan, bahwa mereka telah keliru dalam kepercayaan mereka, bahwa pekabaran mengenai Pengadilan terhadap Orang Mati merupakan Kebenaran yang cukup untuk membawa mereka sampai ke akhirat.

Tidakkah anda melihat, bahwa Roh Nubuatan yang lama itu seharusnya sudah ada di dalam hati kita (pelita-pelita), dan untuk dapat terus maju dengan berhasil sampai kepada kedatangan Mempelai Pria itu kita juga harus memiliki dan dapat cepat masuk ke kita "pekabaran tambahan" yang disebut di dalam Early Writings, p. 277, "minyak tambahan" itu, yaitu kebenaran mengenai Pengadilan terhadap Orang Hidup, hari Tuhan yang besar dan mengerikan itu?

Andaikata bahwa kini kita telah memiliki minyak tambahan dan mereka yang dilambangkan oleh lima dara yang bodoh itu datang kepada kita menghimbau agar kiranya kita bersedia membagikan minyak kita dengan mereka. Maukah seseorang dari kita menolak memberikannya kepada mereka? --- Saya yakin tidak. Tetapi dalam perumpamaan itu dara-dara yang bijaksana itu menganjurkan kepada dara-dara yang bodoh supaya pergi dan membeli sendiri bagi dirinya, karena mereka hanya memiliki cukup hanya memiliki cukup bagi pemakaiannya sendiri. Anda tahu ceritera yang menyedihkan itu --- bahwa dara-dara yang bodoh itu tidak mungkin dapat pergi membeli minyak lalu kembali sebelum pintu tertutup.

Siapakah mereka yang menjual minyak itu? Dan mengapakah dara-dara yang bijaksana tidak mau memberikan kepada mereka yang bodoh itu?

Mereka yang bijaksana itu menganjurkan kepada yang bodoh supaya pergi dan membeli minyak; oleh sebab itu mereka yang bijaksana itu tak dapat tiada harus juga sudah membeli sendiri minyaknya. Minyak tambahan yang merupakan "pekabaran tambahan" itu, yaitu pekabaran mengenai Pengadilan terhadap Orang Hidup, harus mempunyai beban sesuatu bagi orang-orang yang memilikinya, maka mereka harus sudah membayar kepada seseorang untuk mendapatkannya. Memang, kita harus membeli minyak itu dan kita tidak mungkin dapat membelinya dari setiap orang.

Banyak telah menanyakan siapakah yang dapat dipilih untuk memimpin dalam pelayanan pekerjaan? Jawaban yang keluar dari Gunung Karmel ialah, bahwa setiap orang yang tidak memiliki sesuatu Kartu Keanggotaan tidak dapat menjadi seorang guru Davidian. Ia hanya dapat mendengar saja. Tetapi pun pemberian Kartu Keanggotaan itu adalah perkara biasa.  Bahwa kartu itu sendiri tidak mengandung arti apa-apa. Siapakah yang dapat menerima Kartu Keanggotaan? --- Mereka yang secara pribadi telah mernpelajari semua Pekabaran dan mempercayainya; mereka yang mengalahkan godaan; mereka yang menyesuaikan diri dengan semua persyaratan dan tuntutan; mereka yang menyimpan kekayaannya dimana tidak ada ngengat dan maling dapat memasukinya; mereka yang menjunjung tinggi semua perintah; mereka yang bukan pemakan daging, bukan pemabuk; atau pemakai tembakau; mereka yang tidak merampok Allah dalam hal perpuluhan-perpuluhan dan persembahan-persembahan.

Kita dapat saja dengan bebas memberikan buku-buku kepada orang-orang yang memintanya, tetapi itu tidak memberikan terang. Ia itu hanya apabila orang menghayati minyak itu. Kebenaran itu, pada kehidupannya sehari-hari baharu minyak itu berubah menjadi terang. Ia itu adalah apabila orang membayar harga ini, lalu dengan demikian terpilih untuk menerima Kartu Keanggotaan, yang berarti ia telah menyetujui semua persyaratan itu, bahwa ia memiliki terang. Sebab itu, sekalipun kita dapat dengan bebas memberikan traktat-traktat kita, kita tidak dapat dengan bebas memberikan Kartu Keanggotaan itu.

Semua perumpamaan-perumpamaan menunjukkan pelajaran-pelajaran yang berbeda-beda. Itulah sebabnya, maka ada banyak sekali perumpamaan. Perumpamaan mengenai talenta-talenta menunjukkan bahwa kita harus bekerja, karena kita harus memperlipat gandakan talenta-talenta kita. Belajar dan percaya saja tidak dapat membuka pintu. Kita harus menyesuaikan diri dengan semua persyaratan dan tuntutan --- membayar harganya dengan perkataan lain. Dan kita tidak mungkin dapat mencuri minyak itu. Barangsiapa yang merindukan Kartu Keanggotaan itu harus membayar harganya. Ia itu membutuhkan waktu dan usaha, maka hanya pribadi sendiri yang dapat menentukan berapa cepatnya ia dapat memperoleh Kartu Keanggotannya, karena semuanya itu bergantung pada berapa cepatnya ia membayar harganya.

Kita secara pribadi harus berjaga dan berdoa dan bersedia selalu, karena kita tidak mengetahui akan hari dan jam dari rahmat Tuhan atas pribadi kita yang akan membubuhkan pada kita tanda dan meterai Allah bagi kekekalan. Oleh sebab itu bersedialah selalu.


 


******