Jika engkau sekarang lalai menampung minyak tambahan Kebenaran ini, maka tak lama lagi dengan penuh ketakutan engkau akan melihat betapa perlunya minyak itu. Tetapi apabila kesadaran yang mengerikan ini menghinggapi dirimu, maka ia itu akan sia-sia belaka, karena pada saat engkau bergerak hendak mencari minyak itu, lalu pergi selama sisa perjalanannya, maka benar-benar pasti, bahwa PINTU itu akan tertutup, dan semua ketokan-ketokanmu akan segera dijawab dari dalam dengan jawaban yang sangat menyesalkan: "Sungguh-sungguh Aku mengatakan kepadamu, Aku tidak mengenal kamu." Matius 25 : 12. Maka alangkah tak terukur dan tak terucapkan tragedi itu kelak, Saudara-saudaraku.

Tetapi jika engkau membuat keputusan bagi yang terbaik, maka engkau akan memperoleh tanda Allah (Yeheskiel 9; Testimonies to Ministers, p. 445) pada dahimu, ditetapkan sebagai tidak bersalah di hadapan tahta pengadilanNya, lalu diberi hak dan kesempatan istimewa untuk bangkit pada kebangkitan dari Daniel 12 : 2, atau untuk berdiri sebelumnya bersama-sama dengan Anak Domba di atas Gunung Sion (Wahyu 14 : 1); kemudian dari sana membawakan pekabaran Allah kepada segala bangsa, dan menghantarkan semua saudaramu bagi suatu persembahan ke "rumah Tuhan", Yesaya 66 : 19, 20. Engkau akan menjadi bagian dari buah-buah pertama itu, yaitu inti, dari sidang Kerajaan itu, pertanda bagi buah-buah kedua orang-orang hidup, yaitu mereka yang berikutnya akan dibawa masuk olehmu.

Sebagai penganut kebenaran sekarang dalam masa periode buah-buah pertama, kiranya Allah membantu kita semua, Saudara, Saudari, untuk berada di antara atau bersama-sama dengan buah-buah pertama itu, yaitu mereka yang 144.000 itu. Terserah kepada setiap orang untuk menentukan sendiri nasibnya. Dan akan hal ini yakinilah, bahwa satu-satunya cara yang benar untuk mencapai kekekalan ialah dalam mendengar dan dalam mengikuti suara Allah; dalam mengambil keputusan dalam doa rahasia di dalam kamar; dan dalam kelimpahan penyelidikan yang saksama dan penuh hormat akan Kebenaran yang sudah terungkap bagi zaman sekarang ini. Sedangkan jalan yang pasti untuk keliru dan untuk sesat ialah memberikan telinga kepada suara-suara manusia sebagai pengganti suara Allah.

Yang juga penting berikutnya ialah kebenaran, bahwa panggilan jam kesebelas itu menemukan pekerja-pekerjanya "yang berdiri-diri menganggur" "di pasar" (sidang), yang tidak berbuat apa-apa, yang alasan mereka adalah, "tidak seorangpun mengupah kami", Melihat akan semua kenyataan ini, terbuktilah bahwa hamba-hamba jam kesebelas itu bukan dibentuk dari dinas kependetaan, bukan dari mereka yang sudah bekerja; tidak, sama halnya seperti hamba-hamba dari panggilan-panggilan sebelumnya. Sejarah membuktikan, bahwa sesungguhnya hanya orang-orang yang menganggur, yaitu para anggota biasa, yang senantiasa pertama sekali menyambut setiap panggilan ilahi.

Roh Nubuatan mengatakan: "..... Dalam pekerjaan terakhir yang sungguh-sungguh penting sedikit saja orang-orang besar yang akan terlibat. Mereka adalah orang-orang yang merasa kecukupan sendiri, tidak bergantung pada Allah, maka Ia tidak dapat menggunakan mereka. Tuhan memiliki hamba-hamba yang setia, yang dalam kegoncangan atau masa ujian akan muncul keluar. Ada hamba-hamba yang bernilai tinggi yang kini masih tersembunyi, yaitu mereka yang tidak menyembah sujud kepada Dewa Baal. Mereka belum memperoleh terang itu yang kini menyinarimu dalam cahayanya yang bersatu. ......

"Apabila pohon-pohon kayu yang tidak berbuah ditebang sebagai penghalang-penghalang tanah, apabila rombongan besar Saudara-Saudara yang palsu dapat dibedakan dari mereka yang benar, maka mereka yang tersembunyi itu akan dimunculkan keluar, lalu dengan berbagai hosana mereka akan berbaris di bawah panji-panji Kristus. Orang-orang yang pernah malu-malu dan kurang percaya diri, akan kelak menyatakan dirinya secara resmi bagi Kristus dan kebenaranNya. Yang terlemah dan ragu-ragu di dalam sidang akan jadi seperti Daud --- rela bertindak dan berani ..... “
--- Testimonies, vol. 5, pp. 80, 81.

Penegasan-penegasan yang berbunyi: "akan muncul keluar", "hamba-hamba yang bernilai tinggi yang kini tersembunyi", dan "mereka yang tersembunyi itu akan dimunculkan keluar," menelanjangi kenyataan, bahwa sekalipun hamba-hamba dari jam kesebelas itu pada waktu ini bukan orang-orang penting, bukan orang-orang yang kini umumnya dikenal, namun demikian pada akhirnya mereka pasti akan datang ke dalam rombongannya sendiri. Saudara-saudaraku, pekerjaan dari kebenaran Kristus ini tidak akan terlalu aneh tampak bagimu apabila engkau berpikir, bahwa semua pria (kecuali dua) yang berusia di atas dua puluh tahun, dalam perjalanan Exodus yang lalu setelah mereka itu menyeberangi Laut Merah, binasa dalam keragu-raguan, atau dalam mencari-cari salah melawan Ilham, atau dalam mencari kedudukan, atau dalam merindukan kuali-kuali daging di Mesir, dan bahwa hanya anak-anak muda dari pergerakan itu yang hidup menyeberangi Yarden lalu menguasai Tanah Perjanjian. Kenangkanlah, bahwa segala perkara ini "berlaku bagi mereka sebagai teladan-teladan", sebagai "contoh contoh", untuk menasehati kita sekarang di akhir dunia ini. 1 Korinthi 10 : 11.

Mengenai mereka yang akan "luput" dan yang "dimunculkan keluar" dalam perjalanan Exodus contoh saingan, Ilham dengan penuh kegembiraan menyatakan :

"..... mereka adalah orang-orang yang dikagumi: ..... dan ia yang lemah di antara mereka itu pada hari itu akan jadi seperti Daud; dan rumah Daud akan jadi seperti Allah, seperti malaikat Tuhan di hadapan mereka itu." Zakharia 3 : 8 ; 12 : 8.

Ternyata "orang-orang yang dikagumi ini" (yang "luput" dan "yang muncul keluar" pada jam kesebelas) adalah "hamba-hamba" yang akan membentuk "Pergerakan Anggota Biasa" (Testimonies, vol. 9, pp, 125, 126). Oleh sebab itu, maka jam kesebelas itu ialah masa yang ditunjukkan oleh Roh Nubuatan sewaktu dikatakannya:

“……. Dalam pekerjaan terakhir yang sungguh-sungguh penting itu sedikit saja orang-orang besar yang akan terlibat ..... Allah hendak melakukan suatu pekerjaan dalam zaman kita yang hanya sedikit saja orang yang mengharapkannya. Ia akan membangkitkan dan meninggikan di antara kita orang-orang yang dididik bukan oleh latihan-latihan lahiriah pada lembaga-lembaga ilmiah, melainkan oleh percikan RohNya. Allah akan memanifestasikan, bahwa Ia tidak bergantung pada orang-orang terpelajar dan yang mementingkan diri sendiri." Testimonies, vol. 5, pp. 80, 82.

Memang bagaimanakah mungkin ia itu menjadi sebaliknya, kalau saja orang-orang "terpelajar" dan orang-orang "besar" tidak ikut menduduki tahta pujaan manusia yang dikutuk Allah itu, pada mana duduk orang-orang perkasa yang tidak pernah menyambut Kebenaran yang tidak terkenal, dan yang senantiasa menghalangi orang lain untuk menyambutnya, kalau bukan ia itu bersumber dari mereka sendiri? Apa lagi, hanya orang-orang bodoh, yang tidak pernah benar-benar besar dan bijaksana, yang biasa mengambil kesempatan menduduki kursi kepentingan diri sendiri yang dilarang Allah. Orang-orang yang benar-benar besar mengerti akan hal ini; mereka juga tahu, bahwa Allah belum pernah sekalipun dapat menggunakan orang-orang yang dikenal besar ini --- orang-orang yang populer --- sebagai perantara-perantaraNya untuk mengungkapkan dan menyebarkan Kebenaran yang segar. Melainkan kepada kita diceriterakan :

"Tetapi Roh Suci dari waktu ke waktu ingin mengungkapkan kebenaran melalui agen-agen pilihannya sendiri; dan tidak seorang pun, juga imam ataupun raja tidak berhak untuk mengatakan; Engkau tidak boleh memberitakan pendapat-pendapatmu, sebab aku tidak percaya pendapat-pendapat itu. "Aku" yang indah ini dapat saja mencoba meruntuhkan ajaran Roh Suci. Orang dapat saja pada sesuatu waktu mencoba menutup-nutupinya dan membunuhnya. Tetapi itu tidak akan membuat kekeliruan menjadi kebenaran, ataupun kebenaran menjadi kekeliruan. Pikiran-pikiran orang yang berdaya cipta telah memajukan pendapat-pendapat yang spekulatif dalam berbagai bidang, tetapi apabila Roh Suci memberikan terang bercahaya ke dalam pikiran-pikiran manusia, maka ia itu tidak memandang setiap titik penerapan orang akan Firman itu. Allah menggerakkan hamba-hambaNya untuk membicarakan kebenaran, tanpa menghiraukan apakah orang-orang itu mengharapkannya sebagai kebenaran atau tidak.

"Orang-orang Masehi Advent Hari Ketujuh pun berada dalam bahaya karena menutup mata mereka dari kebenaran seperti halnya pada Yesus, sebab ia itu bertentangan dengan sesuatu yang telah mereka harapkan sebagai kebenaran, padahal Roh Suci mengajarkan bahwa itu bukan kebenaran."
Testimonies to Ministers, p. 70.

"Tetapi berhati-hatilah menolak apa yang memang kebenaran. Bahaya besar dengan orang-orang kita ialah karena bergantung pada manusia, dan menjadikan daging sebagai lengan mereka. Mereka yang tidak biasa menyelidiki Alkitab sendiri bagi dirinya, atau menimbang-nimbang kenyataan, mereka menaruh harap pada para pemimpin, lalu menyambut segala keputusan yang dibuat mereka; dan dengan demikian banyak orang akan menolak pekabaran-pekabaran penting yang dikirim Allah kepada umatNya, jika saudara-saudara pemimpin ini tidak mau menyambutnya.

"Tidak seorang pun boleh mengatakan, bahwa ia telah memiliki semua terang yang ada bagi umat Allah. Tuhan tidak akan membiarkan hal ini. Ia telah berfirman: 'Telah Kutaruh di hadapanmu sebuah pintu yang terbuka, dan tidak seorangpun dapat menutupnya.' Sekalipun semua pemimpin kita akan menolak terang dan kebenaran, pintu itu akan masih tetap terbuka. Tuhan akan membangunkan orang-orang yang akan memberikan kepada umat pekabaran bagi zaman ini."
--- Testimonies to Ministers, pp. 106, 107.

Saudara-saudaraku, tidak maukah anda bangun sekarang juga? Ataukah anda hendak mengulangi kembali kekeliruan-kekeliruan di zaman Yuzak, lalu membiarkan anak-anak muda menggantikan tempatmu?

"Tuhan telah menunjuk orang-orang muda uniuk menjadi tenaga pembantuNya." --- Testimonies, vol. 7, p. 64.

"Kita mempunyai suatu bala tentara orang muda pada waktu ini yang dapat berbuat banyak, kalau saja mereka dibimbing dengan sepatutnya dan didorong.” General Conference Bulletin, vol. V, No.2, p, 24. (January 29, 30, 1893).

"Dengan suatu bala tentara para pekerja yang sedemikian ini sebagai kaum muda kita, yang terlatih dengan benar, yang dapat bekerja, maka betapa cepatnya pekabaran tentang Juruselamat yang tersalib, yang sudah bangkit, dan yang akan segera datang itu dapat dibawa ke seluruh dunia!" --- Education, p. 271.

"Orang-orang muda hendaknya menyelidiki sendiri Alkitab bagi dirinya. Janganlah mereka merasa, bahwa adalah cukup bagi mereka yang lebih tua dalam pengalaman untuk menemukan kebenaran itu bahwa orang-orang yang lebih muda dapat menerimanya dari mereka sebagai yang berkuasa. Orang-orang Yahudi binasa sebagai suatu bangsa karena mereka telah diselewengkan daripada kebenaran Alkitab oleh para penghulu, imam-imam, dan para tua-tua mereka sendiri. Kalau saja mereka telah memperhatikan ajaran-ajaran Yesus, lalu menyelidiki Alkitab itu sendiri, mereka tidak akan binasa.

"Orang-orang muda di dalam barisan-barisan kita sedang menunggu untuk melihat dalam roh apakah para pendeta datang menyelidiki Alkitab. Apakah mereka itu memiliki suatu roh mengajar, dan cukup rendah hati untuk menyambut kenyataan, lalu menerima terang dari para utusan pilihan Allah yang dikirimNya?"
--- Testimonies to Ministers, p. 109.

Kini bahwa sementara panggilan jam-kesebelas itu menggema, Tuhan berada pada permulaan pemanggilan ke dalam kebun anggurNya semua calon pendeta dan pekerja Alkitab, para tammatan (graduates and undergraduates) Perguruan-Perguruan Tinggi Masehi Advent Hari Ketujuh, yang sedang berdiri menganggur, menunggu untuk di "sewa". Sebagai tambahan Ia sedang memanggil juga bagi pelayanan terakhir yang mulia ini semua pekerja yang kemampuan tubuhnya masih terpelihara. Maukah Saudara-Saudara semua menyambut sekarang akan panggilan terakhir yang sangat mulia ini? Anda dapat mulai untuk segera memasuki kebun anggur setelah berhasil menyelesaikan suatu seminar pendidikan intensif selama tiga bulan yang menyelidiki ungkapan-ungkapan Kebenaran sekarang yang memberikan kuasa dan tekanan kepada Pekabaran Malaikat Yang Ketiga (Early Writings, p, 277), dan yang membuka masalah pehukuman orang-orang hidup, yaitu hari Tuhan yang besar dan mengerikan itu.

Anda tidak akan perlu membayar untuk biaya kursus ataupun untuk kamar dan penginapan sementara mengikuti pendidikan tiga bulan ini pada Lembaga Keimamatan Davidian -----, dan setelah selesai semua pendidikanmu anda akan diberikan suatu kedudukan yang tetap dengan gaji berikut biaya-biaya perjalanan mengelilingi dunia Masehi Advent Hari Ketujuh pertama sekali, baru kemudian akhirnya kepada segala bangsa di seluruh kebun anggur Tuhan. Inilah kesempatan dari suatu kehidupan --- untuk mendapatkan suatu tempat "dalam pekerjaan penghabisan bagi sidang, dalam masa pemeteraian mereka yang seratus empat puluh empat ribu itu" (Testimonies, vol. 3, p. 266), dan suatu tempat berikutnya di antara "orang-orang yang luput" ini, yang akan pergi keluar untuk membawa masuk "ke dalam rumah Tuhan" semua saudara mereka dari segala bangsa, sesuai yang dijelaskan oleh Yesaya berikut ini:

"Maka Aku akan membubuhi suatu tanda di antara mereka itu, dan Aku akan mengutus orang-orang yang luput dari mereka itu kepada segala bangsa, ke Tarshish, ke Pul, dan ke Lud, orang pemanah ke Tubal, dan ke Yawan, ke pulau-pulau yang jauh, yang belum mendengar kemasyuran namaKu, juga yang belum melihat kemuliaanKu; maka mereka akan menyatakan kemuliaanKu di antara bangsa-bangsa Kapir. Dan mereka akan menghantarkan semua saudaramu bagi suatu persembahan kepada Tuhan dari segala bangsa dengan mengendarai kuda, dan di dalam kereta-kereta, dan dengan bagal, dan dengan menumpang lembu, dan dengan onta-onta, ke Gunung kesucianKu Yerusalem, demikianlah firman Tuhan, sebagaimana halnya bani Israel menghantarkan suatu persembahan di dalam bejana yang suci ke dalam rumah Tuhan". Yesaya 66 : 19, 20.

Di sini nabi itu menggambarkan dua rombongan umat kesucian, --- mereka yang luput, dan mereka yang akan dibawa masuk oleh orang-orang yang luput itu --- oleh mereka yang 144.000 itu. Karena kelompok pertama hamba-hamba itu adalah buah-buah pertama hasil penuaian yang besar itu, maka secara logika tak dapat disangkal bahwa orang-orang yang dibawa mereka kepada Tuhan itu adalah buah-buah kedua. Memang, dimana ada terdapat yang pertama, maka tak dapat tiada harus ada juga yang kedua. Kelompok yang pertama dan kelompok yang kedua adalah benar-benar yang disaksikan oleh Yahya sebagai Pewahyu (Wahyu 7 : 3 - 9). Perhatikanlah, bahwa hamba-hamba jam kesebelas ini yang pergi kepada segala bangsa menyelamatkan semua saudara mereka, mereka itu dibawa bagaikan "di dalam sebuah bejana yang bersih ke dalam rumah Tuhan" (Yesaya 66 : 20), ke dalam sidang yang sudah suci, yaitu sidang yang tanpa orang-orang munafik meneruskan kekejian-kekejian mereka di dalamnya --- sebuah gedung yang benar-benar putih.