Apabila orang mengerti akan bahaya yang ada sekarang ini dengan sebenar-benarnya, maka tidak lagi mengherankan mengapa sejak bertahun-tahun lalu Ilham telah memberikan ungkapan-ungkapan yang mengejutkan berikut ini, mengenai kondisi di dalam Laodikea :

"Siapakah yang dengan jujur dapat mengatakan, bahwa 'Emas kita sudah teruji dalam api; pakaian-pakaian kita adalah tidak tercela oleh dunia?' Aku tampak Pembimbing kita menunjuk kepada pakaian-pakaian orang-orang yang disebut benar itu. Sambil menelanjangi mereka, Ia membuka kekejian mereka itu di bawah. Kemudian kataNya kepadaku: 'Tidakkah engkau melihat bagaimana mereka itu secara pura-pura menutup-nutupi kekejian mereka dan kebusukan tabiatnya? "Betapa sedihnya kota yang setia itu telah menjadi pelacur?" Rumah BapaKu dibuat menjadi sebuah rumah dagang, suatu tempat dari mana kehadiran dan kemuliaan ilahi telah meninggalkannya! Karena alasan inilah terdapat kelemahan, dan tidak ada kekuatan.” --- Testimonies, vol. 8, p. 250.

"..... kemurtadan kita sendiri yang terus-menerus telah memisahkan kita dari Allah. Kesombongan, gelojoh, dan cinta akan dunia ini telah hidup di dalam hati tanpa takut akan penghapusan ataupun hukuman. Dosa-dosa yang paling menyedihkan dan dosa-dosa kesombongan telah tinggal di tengah-tengah kita. Tetapi pun pendapat umum mengira, bahwa siding sedang berkembang, dan bahwa damai dan kemakmuran rohani berada pada semua perbatasannya."

"Sidang sudah berbalik daripada mengikuti Kristus Pemimpinnya, dan sedang terus mundur arah ke Mesir. Namun ada sebagian kecil orang-orang yang gelisah tercengang karena kebutuhan mereka akan kuasa rohani. Keragu-raguan dan bahkan ketidakpercayaan terhadap kesaksian-kesaksian dari Roh Allah sedang meracuni gereja-gereja kita di mana-mana. Setan menghendakinya demikian. Pendeta-pendeta yang menghotbahkan diri sendiri sebagai pengganti Kristus menghendakinya demikian. Kesaksian-kesaksian itu adalah tidak dibaca dan tidak disukai. Allah telah berbicara kepadamu. Terang sedang memancar dari firmanNya dan dari kesaksian-kesaksian itu, tetapi kedua-duanya telah diremehkan dan dilalaikan. Akibatnya adalah nyata dalam tidak adanya kesucian dan penyerahan dan iman yang sungguh-sungguh di antara kita."
Testimonies, vol. 5, p. 217.

"Pekabaran kepada sidangnya orang-orang Laodikea adalah suatu tuduhan yang mengejutkan, dan adalah berlaku terhadap umat Allah pada waktu ini.

"..... Umat Allah diperlihatkan dalam pekabaran kepada orang-orang Laodikea itu bagaikan berada dalam suatu keadaan kedamaian yang fana. Mereka sedang santai, mengira dirinya berada dalam suatu kondisi Kerohanian yang tinggi. ‘Sebab katamu: Aku kaya, dan telah meningkat kekayaanku, dan tidak memerlukan apa-apa lagi; padahal tidak engkau mengetahui, bahwa engkaulah orang malang, dan sengsara, dan miskin, dan buta, dan bertelanjang.'

"Betapa besarnya kesesatan yang dapat menimpa pikiran manusia daripada suatu keyakinan bahwa mereka adalah benar, padahal mereka semua keliru! Pekabaran dari Saksi Yang Benar itu menemukan umat Allah dalam kesesatan yang menyedihkan, tetapi jujur dalam kesesatan itu. Tidak mereka ketahui, bahwa kondisi mereka adalah sangat menyedihkan pada pemandangan Allah. Sementara orang-orang yang dituduh itu menyombongkan dirinya, bahwa mereka sedang berada dalam kondisi kerohanian yang tinggi, maka Saksi Yang Benar memecahkan kedamaian mereka itu dengan tuduhan yang mengejutkan mengenai kondisi kerohanian mereka yang sebenarnya, yaitu buta rohani, melarat, dan tidak terkasihan. Kesaksian yang sedemikian tegas dan keras ini, tidak mungkin salah, karena adalah Saksi Yang Benar itu sendiri yang mengucapkannya, maka kesaksianNya harus tepat."
--- Testimonies, vol. 3, pp. 252, 253.

Adalah suatu tragedi yang mengerikan, bahwa mayoritas luas gembala-gembala di Laodikea, yang dalam tangan mereka kawanan domba Allah berada, adalah sedemikian rupa tertipu oleh Musuh sehingga tanpa sadar mereka menggabungkan diri dengannya untuk secara berani menentang dan mencoba mengalahkan bahkan Juruselamat yang maha kuasa itu. Hai, bagaimanakah mungkin para gembala yang salah ini berikut kawanan domba mereka yang tertawan dapat diselamatkan daripada bahayanya? Bersama ini dalam usaha yang terakhir untuk membebaskan, bukan saja korban-korban yang ada di dalam tangan mereka, melainkan juga mereka itu sendiri yang harus dibebaskan daripada dirinya, maka Roh Kebenaran telah keluar untuk membina sebanyak-banyaknya orang yang mau menyambut Panggilan untuk datang “kepada bantuan dari Tuhan, kepada bantuan Tuhan melawan yang gagah perkasa.” Hakim-Hakim 5 : 23.

Oleh sebab itu, pada jam kesebelas sekarang ini PEMBINA sedang memimpin pasukan-pasukan mengelilingi dunia mengikuti panji-panji dari Putera Mahkota Kebenaran yang besar, dalam persiapan menghadapi hari H penyerangan Sorga yang tidak lama lagi, melawan berbagai kekejian yang dilakukan oleh orang-orang munafik --- oleh air bah semburan naga (Wahyu 12 : 15). Sungguhpun demikian, tak lama lagi bumi akan mengangakan mulutnya lalu menelan "air-air bah itu." Kemudian mereka yang luput, "yang sisa itu", "yang luput dari Israel" itu. (Yesaya 4 : 2), sebagai kontingen para komando yang pertama bagi Kristus "akan mengambil keputusan yang kokoh sedemikian rupa dalam kesaksian-kesaksian mereka, bahwa mereka akan masuk menembusi semua garis pertahanan Setan." --- Testimonies to Ministers, p. 413. Mereka akan "melukai kepalanya" apabila ia keluar berperang melawan mereka (Kejadian 3 : 15 ; Wahyu 12 : 16, 17).

Kepentingan yang tertinggi bagi tindakan serentak yang menentukan dalam masalah ini, pada pihak semua orang, menemukan perhatian yang menakutkan karena singkatnya hari Tuhan itu, dan karena akibat singkatnya waktu yang tertinggal bagi kita untuk mengadakan persiapan seperlunya untuk dapat tahan berdiri selama api memakan habis segala sanga pada hari itu. Mengingat akan kenyataan ini, maka penggarisan-penggarisan berikut ini adalah benar-benar lebih tepat waktunya di waktu ini daripada sebelumnya:

"..... kini waktu sudah hampir habis, maka apa yang sudah dipelajari bertahun-tahun lamanya, sekaliannya itu akan harus dipelajari dalam beberapa bulan saja. Sekaliannya itu juga akan banyak yang harus dilepaskan, dan banyak untuk dipelajari kembali.” --- Early Writings, p. 67.

"Waktu sudah singkat, maka apa yang anda lakukan harus dilakukan secepatnya. Bertekadlah untuk menebus waktu itu. Janganlah mencari keplesiranmu sendiri. Bangunkanlah dirimu. Berpeganglah pada tugas itu dengan suatu ketetapan hati. Tuhan akan membuka jalan di hadapanmu. Usahakanlah setiap kemungkinan untuk bekerja sesuai penggarisan-penggarisan Kristus, dalam lemah lembut dan kerendahan hati, sambil bergantung padaNya untuk kekuatan. Pahami dengan baik tugas yang Tuhan berikan kepadamu untuk dilaksanakan, dan bergantunglah pada Allah, engkau akan dimungkinkan untuk terus bertambah-tambah kekuatan demi kekuatan, kemurahan demi kemurahan. Engkau akan dibuat mampu untuk bekerja dengan rajin, tekun, bagi kaummu selagi siang hari; karena malam akan datang dimana tidak lagi seorangpun akan dapat bekerja." -- Testimonies, vol. 9, p. 200.

....... pergerakan-pergerakan terakhir akan merupakan pergerakan-pergerakan yang cepat." Testimonies, vol. 9, p. 11.

Seruan untuk mendaftarkan diri sekarang, selanjutnya menghendaki keputusan yang cepat, karena untuk bagian pertama dari tahun, sekolah akan menampung hanya kira-kira 60 siswa kependetaan yang dipersiapkan bagi "kebun anggur". Blangko-blangko lamaran akan dikirim kepada yang berminat. Alamatkanlah semua surat-menyurat kepada KOMISI PEMBINA KEPENDETAAN ----- General Association of Davidian Seventh day Adventists UNIVERSAL PUBLISHING ASSN. PO. BOX 7613, WACO, TEXAS 76714 U.S.A. Jangan menarik diri dari kesempatan terbaik dalam seumur hidup ini, Saudara-Saudaraku. Roh sedang menghimbau anda atas nama semua yang bijak dan berperasaan. Janganlah melalaikan ataupun menunda persiapanmu bagi pekerjaan membuka zaman baru di depan. Janganlah melalaikannya. Kiranya khayal nabi Yesaya yang menggetarkan hati mengenai hasil-hasil yang tak sebanding dari pekerjaan jam kesebelas ini mendorong dan mengilhami anda untuk bertindak sepenuhnya dengan cepat :

"Bangunlah, bangunlah; karena terangmu ada datang, dan kemuliaan Tuhan sudah naik atas kamu. Karena bahwasanya, kegelapan akan menutupi bumi, dan kegelapan yang pekat menudungi manusia; tetapi Tuhan akan bangkit atas kamu, dan kemuliaanNya akan terlihat atas kamu. Maka orang-orang Kapir akan datang kepada terangmu, dan raja-raja kepada cerahnya kebangkitanmu. Angkatlah matamu, lihatlah keliling, mereka itu sekaliannya berkerumun, mereka itu datang kepadamu; semua anakmu laki-laki datang dari jauh dan semua anak perempuanmu berjalan pada sisimu. Pada masa itu kamu akan melihat lalu mengalir bersama-sama, dan hatimu akan bimbang, lalu dibesarkan, sebab segala kelimpahan laut akan dibalikkan kepadamu, segala kekuatan orang Kapir akan datang kepadamu. Bahwa kawanan onta akan menudungimu, yaitu onta-onta yang pantas dari Median dan Hefah, maka semua mereka dari Sheba akan datang; mereka akan membawa emas dan kemenyan, sambil memasyurkan kepujian Tuhan. Segala domba Kedar akan dikumpulkan kepadamu, segala domba jantan Nebayot akan melayanimu, sekaliannya itu akan naik ke atas mezbahKu, dipersembahkan dengan berkenan, maka Aku akan memuliakan rumah kemuliaanKu. Siapakah mereka ini yang terbang bagaikan awan, dan seperti burung merpati kepada jendela-jendelanya? Sesungguhnya pulau-pulau itu akan menunggui Aku, dan kapal-kapal Tarshish pertama-tama akan membawa anak-anakmu laki-laki dari jauh, dan membawa serta emas dan perak mereka, kepada nama Tuhan Allahmu, dan kepada DIA YANG SUCI DARI Israel itu, karena Ia telah memuliakan dikau. Maka anak-anak lelaki orang asing akan membangunkan tembok-tembokmu, dan raja-raja mereka akan melayanimu; karena dalam murkaKu Aku memalu kamu, tetapi dalam kesenanganKu Aku telah mengasihani kamu.

"Oleh sebab itu segala pintu gerbangmu akan terbuka selalu; sekaliannya itu tidak akan tertutup baik siang maupun malam, supaya orang-orang dapat menghantarkan kepadamu semua kekuatan orang-orang Kapir, dan supaya raja-raja mereka juga dapat dibawa. Karena bangsa dan kerajaan yang tidak mau berbakti kepadamu akan binasa; bahkan bangsa-bangsa itu akan dihapuskan sama sekali."
Yesaya 60 : 1 - 12.

Kepada nabi Hosea pun telah diperlihatkan pengumpulan besar semua umat Allah ini sekarang, pada jam kesebelas sebagai berikut:

"Karena bani Israel akan tinggal berhari-hari lamanya tanpa raja, dan tanpa penghulu, dan tanpa korban, dan tanpa patung, dan tanpa ephod, dan tanpa terafim; kemudian bani Israel itu akan kembali, lalu mencarikan Tuhan Allah mereka, dan Daud rajanya; lalu mereka akan takut akan Tuhan dan akan kebaikanNya di akhir zaman." Hosea 3 : 4, 5.

"Kemudian bani Yehuda dan bani Israel akan kelak dihimpunkan bersama-sama, lalu mereka menetapkan sendiri seorang kepala, lalu mereka akan naik keluar dari tanah itu; karena besarlah kelak hari Jezreel." Hosea 1 : 11.