Tidakkah Waktu Di Masa Itu
Ditentukan oIeh Penjaga - Penjaga?


 

Untuk mencoba menafsirkan jam-jam itu pada catatan sesuai "penjaga-penjaga"---periode-periode empat jam --- gantinya sesuai jam-jam yang sebenarnya dari siang dan malam, adalah sama dengan menekan pikiran sampai kepada titik terendah demi kepentingan pendapat bahwa semua dalam kaitan dengan Paskah, pengadilan, dan penyaliban terjadi dalam satu hari.

Sejauh yang kami ketahui, semua siswa Alkitab setuju bahwa Yesus telah disalibkan pada siang hari dan dikuburkan sebelum matahari masuk. Dan karena hanya jam-jam dari malam hari yang pernah dihitung oleh "penjaga-penjaga", maka adalah bodoh jika periode-periode "penjaga" ditarik ke dalam pembicaraan. Oleh sebab itu karena sama sekali tidak relevan dalam kaitan ini, maka sekaliannya itu tidak perlu dipertimbangkan. Namun, demi kepentingan orang-orang yang benar-benar mengharapkan kebenaran, tetapi bingung oleh pendapat yang sedang dibicarakan, kami akan membicarakannya secara singkat.

Karena teori "penjaga" tidak dapat dipakai terhadap jam-jam selama siang hari, maka kami tidak mempunyai pilihan lain selain menyimpulkan bahwa Yesus telah disalibkan pada jam tiga yang sebenarnya (Markus 15 : 25); bahwa tiga jam kemudian matahari telah digelapkan pada jam enam yang sebenarnya (Markus 15 : 33); dan bahwa sesudah tiga jam lagi Yesus meninggal dan matahari kembali muncul pada jam sembilan yang sebenarnya dari siang hari itu (Markus 15 : 34 - 37), dan bukan pada sesuatu "penjaga" tertentu di malam hari.

Dan karena tidak ada terdapat dua jam enam melainkan hanya satu jam enam dalam satu hari siang, maka jam enam pada saat pemeriksaan di dalam ruangan pengadilan Pilatus, dan jam enam pada saat penggelapan matahari yang datang tiga jam setelah Yesus dipaku pada kayu palang, bukannya berjarak empat jam, melainkan dapat berjarak dua belas atau dua puluh jam. Oleh sebab itu secara terbuka, sekalipun seseorang mencoba menggunakan sistem "penjaga", orang tidak mungkin dapat menyimpulkan secara masuk akal, bahwa pemeriksaan dan penggelapan matahari itu, tanpa menyebutkan peristiwa-peristiwa yang berkaitan dengannya, datang pada hari yang sama. Tak dapat tiada sekaliannya itu menempuh waktu yang lebih panjang.

Kemudian, juga, karena ada terdapat dua belas jam, atau empat "penjaga", di antara pemeriksaan yang khusus ini dan penggelapan matahari, dan karena la disalibkan pada jam tiga (Sembilan jam sesudah pemeriksaan itu, dan tiga jam sebelum saat matahari digelapkan), maka adalah bodoh untuk mencoba memeras periode dua belas jam yang sebenarnya ini ke dalam suatu "penjaga" empat-jam; dan bahkan lebih bodoh lagi halnya untuk berbuat demikian itu jika sekiranya pemeriksaan itu terjadi pada hari Kamis sore.

Yang dimaksud oleh para penulis injil bukannya "penjaga-penjaga" apabila mereka mengucapkan "jam-jam", karena Yesus tidak mengajarkan mereka untuk mengatakan, Ada empat penjaga dalam satu siang hari; melainkan, Ada dua belas jam dalam satu siang hari (Yahya 11 : 9). Lagi pula, sebagaimana telah ditegaskan di atas, bahwa tidak pernah hari siang, melainkan hanya malam yang dibagi ke dalam penjaga-penjaga. Dan selanjutnya, jarum lonceng tidak pernah ditandai oleh penjaga-penjaga, melainkan oleh jam-jam, maka apabila mereka mengatakan "jam-jam", tidak pernah dimaksudkannya kepada "penjaga-penjaga". Kenyataan-kenyataan ini sepenuhnya membatalkan skema interpretasikan "penjaga" itu sebagai tak berguna.

Janganlah berpegang pada pendapat-pendapat yang dikarang-karang yang tampaknya membuat Alkitab itu mengatakan begini atau begitu, melainkan genggamlah dengan sekuat tenaga pada apa yang dikatakan dengan jelas oleh FIRMAN dalam kesederhanaannya. Sambil mengikuti prosedur ini, maka marilah kita sekarang meninjau kembali penyelidikan ini dalam