Makin Lebih Tidak Logis

 

Memang benar bahwa upacara bayangan itu (lebih muda daripada penetapan Sabat, dan ia itu ditetapkan karena dosa masuk ke dalam keluarga manusia) dalam beberapa hal tunduk kepada hukum-hukum peredaran bulan (lunar laws); namun ditetapkannya Sabat hari yang ketujuh itu bukan dalam kaitan dengan dosa, melainkan hanya dalam hubungan dengan kesempurnaan pekerjaan kejadian bumi, sehingga tidak lagi dikuasai oleh hukum dosa maupun oleh hukum peredaran bulan. Lembaga Sabat itu adalah jauh lebih tua daripada lembaga upacara bayangan, dan sama sekaIi tidak punya hubungan dengan hukum dosa, seperti yang dipunyai oleh Kaabah. Oleh sebab itu, maka Sabat tidak mungkin dapat tunduk dalam sikap mengabdi kepada sesuatu lembaga yang bukan saja lebih muda daripadanya, tetapi yang juga mengharukan kehadirannya semata-mata untuk dosa!

Kembali kita melihat, bahwa penulis teori ini mengenai suatu "Sabat Planet" adalah suatu pendurhakaan dan juga sesuatu yang tidak rational dan sia-sia.

Pencipta teori itu telah menggunakan tulisan-tulisan sejarawan-sejarawan tertentu, namun siswa Kebenaran hendaklah menyelidiki dengan seksama kutipan-kutipan itu, maka ia akan menemukan bahwa semuanya itu tidak menunjang teori itu. Bahkan Alkitab pun tidak menunjangnya, sehingga membawa kepada