Hari Persiapan?

 

"Hari persiapan itu, artinya, hari yang menjelang hari Sabat" (Markus 15 : 42.) Penegasan Markus ini menjelaskan bahwa hari persiapan ini ialah hari Jumat, yaitu "hari menjelang hari Sabat." Dan karena hari Sabat yang sama ini oleh Yahya disebut "suatu hari besar" (Yahya 19 : 31), maka ia itu tak lain daripada Sabat hari yang ketujuh di dalam minggu Paskah itu, suatu sabat (perhentian) di dalam suatu Sabat (Sabat hari yang ketujuh), karena minggu Paskah itu adalah suatu perayaan tujuh hari (Bilangan 28 : 17), dan karena sebab itulah dalam setiap minggu Paskah terdapat satu Sabat hari yang ketujuh, dan karena itulah terdapat dua hari suci dalam satu hari --- suatu hari besar.

Sungguhpun di dalam Alkitab suatu kelompok hari-hari perayaan seringkali disebut hari-hari sabat, atau sabat-sabat, namun Paskah itu dalam dirinya sendiri tidak pernah disebut 'the Sabbath' (hari Sabat itu). Ini terutama adalah benar melalui seluruh Wasiat Baru. Maka bagi seseorang dari para rasul untuk menyebut hari Paskah itu, hari Sabat (the Sabbath day), adalah bagi mereka bukan saja mengabaikan dasar pikiran yang ada, melainkan juga mengacaukan Paskah itu dengan "Sabat hari yang ketujuh", yaitu satu-satunya hari yang pernah disebut "the Sabbath."

Dengan demikian dari sudut ini juga dijelaskan bahwa hari "persiapan itu, hari mereka menyalibkan Yesus, ialah hari Jumat --- persiapan bagi hari Sabat di dalam minggu Paskah itu; bahwa Paskah anak domba itu, yang disembelih pada hari Rabu (hari yang keempat belas}, tidak jatuh bertepatan dengan penyaliban itu; dan bahwa Yesus makan Paskah pada hari Kamis (hari kelima belas), la ditangkap pada hari yang sama itu juga sebelum fajar pagi, disalibkan pada hari Jumat (hari keenam belas), dikuburkan sebelum hari Sabat, dan la bangkit pada Minggu (hari kedelapan belas). Bukti-bukti Alkitab ini yang juga ditunjang oleh tradisi, mendorong munculnya pertanyaan sebagai berikut :