Bukankah Yesus Tiga Hari dan Tiga
Malam Berada Di Dalam Kubur ?


 

Jangan dilupakan bahwa la telah dikuburkan pada hari yang disebut "hari persiapan", hari Jumat, dan bahwa imam-imam besar dan orang-orang Parisi pergi kepada Pilatus pada "hari yang menyusul hari persiapan itu" (Matius 27 : 62), pada hari Sabat, memohon kepadanya untuk menempatkan pengawalan atas kubur itu. Karena sebab itulah pada malam yang kedua sesudah penguburan-Nya, maka kubur itu telah dijaga. Dan dari kenyataan bahwa inilah malam dimana Yesus bangkit, membuktikan bahwa la berada di dalam kubur hanya selama dua malam, yaitu Jumat malam dan Sabtu malam. Akibatnya pernyataan, "tiga hari dan tiga malam di dalam perut bumi" itu, tak dapat tiada melambangkan sesuatu yang lebih luas daripada hanya keberadaan-Nya di dalam kubur, seperti yang diinterpretasikan oleh sebagian orang.

Kemudian di dalam Matius 28 : 1, kata-kata: "menjelang fajar pagi menjelang hari yang pertama dari minggu itu." bukannya dibicarakan dengan maksud untuk menceritakan saat sewaktu Yesus bangkit, melainkan untuk menunjukkan saat sewaktu wanita-wanita itu tiba di kubur, dan karena itulah tidak dapat diambil untuk mengartikannya sebagai malam pada akhir Sabat itu, seperti yang disangka sebagian orang. Karena wanita-wanita itu datang ke pekuburan itu di pagi hari, sesuai yang ditegaskan oleh setiap penulis injil berikut ini :

Lukas --- "Kini pada hari yang pertama dari minggu itu, pagi-pagi sekali, mereka datang ke kubur itu." Lukas 24 : 1.

Markus --- "Maka pagi-pagi sekali di pagi hari yang pertama dari minggu itu, mereka datang ke kubur itu pada saat matahari terbit." Markus 16 : 2.

Yahya --- "Pada hari yang pertama dari minggu itu datang Maria Magdalena pagi-pagi sekali, sewaktu ia itu masih gelap, ke kubur itu" Yahya 20 : 1.

Matius --- "Pada akhir dari Sabat itu, menjelang fajar pagi menjelang hari yang pertama dari minggu itu (bukan menjelang beralih ke malam yang pertama dari minggu itu), datang Maria Magdalena dan Maria yang lainnya untuk melihat kubur itu." Matius 28 : 1.

Penegasan bahwa Maria Magdalena dan Maria yang lain itu datang melihat kubur itu "pada menjelang fajar pagi menjelang hari yang pertama dari minggu itu" (Matius 28 : 1), telah diinterpretasikan oleh beberapa orang dengan pengertian bahwa mereka itu datang ke kubur pada hari Sabat, sebelum masuk matahari, dan kemudian menemukan behwa Tuhan sudah bangkit. Namun hendaklah diingat bahwa pada hari sewaktu mereka itu datang, Maria telah bertemu dengan Tuhan sendiri dan telah berbicara dengan Dia. Oleh sebab itu, jika sekiranya telah diberitahukan kepadanya pada hari Sabat itu oleh malaikat-malaikat bahwa Yesus telah bangkit dari kematian-Nya, dan ia sendiri kemudian melihat kubur itu kosong, ia juga berbicara dengan Tuhan (Matius 28 : 1 - 9), maka mengapakah ia sedemikian bodoh pada hari minggu pagi itu untuk datang ke kubur melihat mayat Tuhan, seolah-olah ia sama sekali belum tahu tentang kebangkitan-Nya, padahal ia seharusnya sudah melaksanakan petunjuk-petunjuk-Nya untuk memberitakan hal itu kepada murid-murid, dan supaya menjumpai Dia di Galilia (Matius 28 : 1 -7; Yahya 20 : 1 - 17)?

Markus 16 : 1, 2 dan Lukas 24 : 1 - 10, juga Yahya 20 : 1, berisikan bukti tiga rangkap; bahwa berkenan dengan kebangkitan Tuhan itu Maria Magdalena sama sekali belum tahu sampai kepada Minggu pagi, setelah tanpa mereka duga malaikat mengatakan: "Ia sudah bangkit; la tidak lagi di sini; tengoklah tempat dimana mereka menaruh-Nya. Tetapi pergilah kamu, ceritakanlah kepada murid-murid-Nya dan kepada Petrus, bahwa la pergi mendahului kamu ke Galilia; di sanalah kamu akan menjumpai Dia.” Markus 16 : 6, 7.

Kemudian, juga, Markus mengatakan bahwa "Yesus bangkit pagi-pagi sekali pada hari yang pertama dari minggu itu," dan juga bahwa pada "hari yang pertama dari minggu itu (bukan pada hari Sabat), la menampakkan diri pertama sekali kepada Maria Magdalena." Markus 16 : 9.

Oleh sebab itu, orang-orang yang menginterpretasikan kata-kata, "menjelang fajar pagi menjelang hari yang pertama dari minggu itu," dengan pengertian bahwa ia itu adalah hari Sabat sore, dan bahwa Yesus bangkit pada saat itu, mereka berada dalam kekeliruan yang serius.

Markus mengatakan, "setelah  Sabat berlalu." Sedangkan Matius mengatakan, pada akhir dari Sabat itu." Dalam contoh lain, yang satu mengatakan, "pagi-pagi sekali di pagi hari yang pertama dari minggu itu"; sedangkan yang lain mengatakan, menjelang fajar pagi menjelang hari yang pertama dari minggu itu." Semua kalimat-kalimat perbandingan ini memiliki pengertian yang sama.

Dan selanjutnya, suatu perbandingan Matius 28 : 1 dengan Yahya 20 : 1 menunjukkan bahwa kedua firman itu menunjuk kepada suatu peristiwa yang sama, sekalipun banyak orang mencoba menyangkal kenyataan itu, Yahya mengatakan bahwa wanita itu datang ke kubur pada "hari yang pertama dari minggu itu …… sewaktu ia itu masih gelap." Ini tidak mungkin berarti pada akhir dari Sabat sementara matahari akan terbenam, karena sekiranya benar itu saatnya, maka Yahya tidak mungkin mengatakan, "sewaktu ia itu masih gelap," jelas menunjukkan bahwa malam itu sudah hampir berlalu, tetapi bukan hampir lengkap. Dan Matius, dalam berbicara mengenai waktu yang sama ini, mengatakan: "pada akhir dari Sabat itu, sementara menjelang fajar pagi menjelang hari yang pertama dari minggu itu."

Dengan demikian dalam terang dari semua injil, maka perkataan "fajar" itu dapat diinterpretasikan hanya kepada pengertian permulaan dari hari --- yaitu pagi hari, Kamus Inggris juga menunjang definisi ini.

Kini, bahkan suatu analisa sepintas lalu pun terhadap keempat bagian ringkasan ini akan dapat menghasilkan hanya satu kesimpulan, bahwa seluruh keempat pengamat itu sedang menulis, mengenai peristiwa yang sama (kunjungan Maria Magdalena dan Maria yang lainnya itu ke kubur), mengenai tempat yang sama (kubur Kristus), dan mengenai saat yang sama (pagi-pagi sekali di pagi hari yang pertama dari minggu itu), hanya masing-masing menegaskan masalah itu dalam kata-katanya sendiri --- suatu kesimpulan rangkap tiga yang selanjutnya terbukti oleh penyelidikan masalah itu dari sudut