Apakah Malam Itu Merupakan Permulaan
ataukah Akhir dari Hari ?


 

Di seluruh Alkitab, seperti juga halnya di dalam buku-buku yang ditulis dalam zaman ini, perkataan "malam" berarti sore dari hari yang sama. Oleh sebab itu Rabu malam adalah berarti berakhirnya hari Rabu dan permulaan dari hari Kamis, bukan berakhirnya hari Selasa dan permulaan dari hari Rabu, sekalipun hari Rabu malam bersatu dengan dan menjadi malam Kamis. Kenyataan ini akan cepat dapat terlihat dari kalimat-kalimat injil berikut ini :

Pagi-pagi sekali, "Maria Magdalena datang dan menceritakan kepada murid-murid bahwa ia telah melihat Tuhan" (Yahya 20 : 18); "kemudian pada hari yang sama pada malam, yang merupakan hari yang pertama dari minggu itu, ... datang Yesus dan berdiri di tengah-tengah." Yahya 20 : 19. Dengan demikian di zaman Yesus, perkataan "malam” (evening) telah digunakan untuk menunjukkan bagian yang terakhir dari hari.

Kembali: "Dan hari yang pertama dari roti yang tidak beragi itu, sewaktu mereka menyembelih domba paskah, murid-muridNya mengatakan kepada-Nya, Ke tempat manakah Engkau menghendaki kami pergi dan mempersiapkan paskah itu bagi-Mu? Lalu disuruh-Nya dua orang murid-Nya dengan pesan: Pergilah kamu ke dalam kota, dan disanalah akan menemui kamu seseorang yang membawa sebuah kendi air: ikutilah dia  ..... maka ia akan menunjukkan kepadamu suatu ruangan perjamuan yang besar di tingkat atas yang sudah lengkap dan tersedia; persiapkanlah di sana bagi kita ….. Ialu pada malam datanglah la bersama-sama dengan kedua belas murid itu." Markus 14 : 12, 13, 15, 17.

Di sini Markus mengatakan bahwa dalam hari yang keempat belas sewaktu mereka menyembelih domba Paskah itu, Yesus mengutus dua dari antara murid-murid-Nya, dan setelah mereka berhasil mempersiapkan tempat, dan malam dari hari yang sama itu tiba, maka Yesus datang. Dengan demikian dalam kata-kata injil ini pun kita saksikan, bahwa "malam" itu bukan berarti permulaan, melainkan akhir dari hari itu.

Kembali : "Dan terjadilah, bahwa pada petang hari (even) muncullah burung-burung puyuh." Keluaran 16 : 13. Oleh karena burung-burung puyuh tidak biasa terbang pada malam hari, maka sekaliannya itu tak dapat tiada datang ke perkemahan itu sebelum matahari masuk, yaitu saat yang oleh Musa disebut "malam" (petang hari) --- akhir dari hari, bukan permulaan dari malam hari.

Bukti-bukti Alkitab ini menunjukkan bahwa perintah Tuhan yang berkenan dengan domba Paskah itu, "Hendaklah kamu mengurungnya sampai kepada hari yang keempat belas ….. dan hendaklah kamu menyembelihnya di malam hari" (Keluaran 12 : 6), berarti bahwa domba itu harus dibunuh pada petang dari hari yang keempat belas. Dengan sendirinya, orang-orang yang menyebut Jumat malam itu "Sabat petang" (Sabbath evening) adalah tidak berdasarkan Alkitab dan tidak dapat dipercaya, sama halnya dengan suatu