Apakah Kristus Disalibkan pada Hari Ragi Dibuang Keluar dari Rumah-Rumah --- Pada Hari yang Keempat belas?

 

Markus, salah seorang saksi mata dari peristiwa itu, mengatakan: "Dan pada hari yang pertama dari roti yang tidak beragi, pada waktu mereka menyembelih domba paskah, murid-muridNya mengatakan kepada-Nya, Ke tempat manakah Engkau menghendaki kami pergi dan mempersiapkan paskah itu bagiMu? Lalu disuruh-Nya dua orang murid-Nya dengan pesan : Pergilah kamu ke dalam kota, dan di sanalah akan menemui kamu seseorang yang membawa sebuah kendi berisi air; ikutilah dia, … Lalu keluarlah murid-murid-nya itu, dan tibalah mereka di kota, dan didapatinya sesuai dengan yang dikatakan-Nya kepada mereka; lalu mereka mempersiapkan paskah itu. Maka pada malam itu datanglah Ia bersama-sama dengan kedua belas murid itu. Maka sementara mereka duduk dan makan, Yesus mengatakan: Dengan sungguh-sungguh Aku mengatakan kepadamu, Seorang dari kamu yang makan bersama-sama dengan Aku kelak akan menghianati Aku.” Markus 14 : 12, 13, 16 - 18.

Oleh karena domba Paskah itu disembelih pada malam dari hari yang keempat belas dari bulan pertama (Keluaran 12 : 6), dan dimakan pada permulaan hari yang kelima belas (Bilangan 28 : 17), dan karena para penulis injil menyatakan bahwa Yesus makan Paskah benar-benar pada saat seluruh bangsa Yahudi memakannya, maka kenyataan ini secara kukuh menguatkan bahwa saat penyaliban Kristus itu tidak bertepatan sama jatuhnya dengan saat penyembelihan anak domba pada hari keempat belas bagi pesta-pesta perayaan Paskah yang pertama itu. Namun ia itu jatuh bertepatan dengan penyembelihan anak domba bagi pesta-pesta perayaan yang kedua seperti yang akan terlihat dari paragraf-paragraf berikut.

Bahkan catatan-catatan astronomi pun menyetujui bahwa korban hari keempat belas dari perjamuan Paskah tahun itu datang pada hari Rabu, dan Alkitab menegaskan bahwa pesta perayaan Paskah harus dirayakan pada hari yang kelima belas (Bilangan 28 : 17), hari Kamis tahun itu. Oleh sebab itu, maka Yesus tidak mungkin telah disalibkan pada salah satu dari kedua hari itu. Ini terbukti dari kenyataan, bahwa sebagaimana ditegaskan sebelumnya, la telah merayakan pesta yang pertama dari pesta-pesta perayaan itu bersama-sama dengan murid-murid-Nya. Lagi pula, Matius 26 : 5 secara jelas menegaskan bahwa perhimpunan imam-imam dan ahli-ahli torat, bersama-sama dengan Kaiyafas di dalam sidang pengadilan, memutuskan untuk tidak membunuh-Nya “pada hari perayaan itu” ----- hari Kamis, hari yang kelima belas itu. Kemudian pertanyaan : Mengapa Alkitab mengatakan bahwa la disalibkan pada