P e n i n j a u a n   k e m b a l i

 


Sesudah membagi-bagikan kerajaan Alexander, maka Mesir dan Palestina, seperti yang terlihat sebelumnya. telah diperintah pertama-tama oleh orang-orang Ptolemy; kedua, oleh Romawi Kapir (ayat 15, 16); ketiga, oleh orang-orang Mohammedan pada waktu runtuhnya Romawi Kristen (ayat 22); dan keempat, kembali diperintah oleh orang-orang Kristen – khususnya oleh Britania Raya (ayat 41).

Sekaliannya ini adalah hanya penggantian-penggantian yang tercatat yang bersifat sejarah maupun nubuatan yang meliputi tanah-tanah Mesir dan Palestina kuno. Penyerahan negeri-negeri ini oleh raja nubuatan yang satu kepada raja nubuatan yang lainnya memperkenalkan secara tegas "raja dari utara" dan "raja dari selatan" itu semenjak dari saat pemecahan kerajaan Alexander sampai sekarang, sehingga tidak mungkin lagi untuk diragukan ataupun dlperdebatkan.

Masuknya Romawi (raja dari utara) pada kedua kalinya ke dalam "tanah yang permai itu" (ayat 41) menunjukkan bahwa walaupun sebagaimana dikatakan sebelumnya, ia sekali telah merebut tanah itu dari orang-orang Ptolemy (ayat 16), ia kemudian dalam tahun 633 T.M. telah melepaskannya kepada orang-orang Turki, dan dalam tahun 1919 -- "dalam akhir zaman"-- keseluruhannya itu dimenangkan kembali.

Di sinilah terdapat bukti yang sederhana, bahwa dalam zaman modern penguasa-penguasa pemerintahan Mohammedan itu di dalam nubuatan disebut "raja dari selatan", sedangkan raja-raja Inggris, berikut keluarga raja-raja Kristen yang kacau  itu, yang oleh nubuatan dikatakan tidak dapat bersatu antara sesamanya (Daniel 2 : 43) adalah disebut "raja dari utara".

Dalam masa periode Kapir-nya, Romawi dilambangkan oleh dua paha besi dari patung besar, dan dalam masa periode Kristennya ia dilambangkan oleh kaki-kaki dan jari-jari kaki yang dari pada besi bercampur tanah liat dari pada patung besar itu.

Bahwa "raja dari utara" itu (Daniel 11 : 7) dan tanduk kecil yang berkuasa (yang memiliki mata manusia dan sebuah mulut yang membicarakan perkara-perkara besar – Daniel 7 : 25) adalah satu dan adalah penguasa yang sama itu juga, akan kembali terlihat dari kenyataan bahwa "satu masa, dua masa, dan setengah masa", adalah waktu yang diberikan dalam kedua contoh itu. Lihat Daniel 12 : 7. (Pasal dua belas adalah kelanjutan dari pasal sebelas).
 
Jelaslah sekarang terlihat, bahwa beralihnya Mesir dan Palestina dari tangan bangsa yang satu kepada tangan bangsa yang lainnva, adalah merupakan kunci yang berhasil membukakan rahasia dari pada Daniel pasal 11. Maka kebenaran yang bersinar-sinar dengan sedemikian gilang-gemilangnya ini memperjelaskan dengan sangat, bahwa ajaran-ajaran populer yang mengatakan Turki adalah "raja dari utara itu", dan bahwa Inggris ialah kerajaan Israel yang muncul, adalah ajaran-ajaran yang diperhitungkan oleh roh kekeliruan sedemikian rupa untuk mengalihkan sama sekali pandangan umat Allah dari pada kebenaran, dan untuk mengambil dari mereka tempat berdirinya, sehingga tidak mereka ketahui dimana mereka berdiri. 

(13)

Menyatakan P e r a n g
Tetapi Bukan Melawan Raja Dari
Selatan

Sedemikian jauh dalam rangkaian peristiwa-peristiwa ini, setiap mata rantai telah merupakan sebuah nubuatan yang telah digenapi, tetapi ayat-ayat yang hendak kita pelajari berikut ini berisikan mata-mata rantai nubuatan yang belum digenapi. Oleh sebab itu, maka melalui mata i m a n kita sekarang akan memandang ke depan :

"Tetapi kabar-kabar dari sebelah timur dan dari sebelah utara akan merisaukan dia; sebab itu ia akan keluar dengan marah besar hendak membinasakan dan membunuh banyak orang". Daniel 11 : 44.

Kerisauan yang terakhir raja itu bukannya timbul dari penyerangan raja dari selatan terhadapnya, melainkan dari "kabar-kabar dari sebelah timur dan dari sebelah utara", menunjukkan bahwa ia telah terseret ke dalam peperangan yang terakhir ini untuk mencari kemenangan (supremacy), bukan karena seseorang menyatakan perang melawannya, melainkan karena ia sendiri menyatakan perang melawan banyak orang sebab "kabar-kabar dari sebelah timur dan dari sebelah utara" yang telah merisaukan dia.

Jika benar kegiatan-kegiatan Jerman yang agresif pada sebelah utara Laut Tengah dan Jepang pada sebelah timurnya, merupakan kabar-kabar yang telah membawa Inggris ke dalam peperangan melawan banyak bangsa, dan tidak ada keragu-raguan akan hal itu, maka perang dunia kedua ini akan membawa kita kepada kegenapan seluruh pasal yang sedang dibicarakan.

(14)

"Maka ia akan mendirikan tabernakal-tabernakel istananya di antara laut-laut di gunung kesucian yang mulia itu; namun ia akan sampai kepada ajalnya, dan tak seorangpun akan membantunya". Daniel 11 : 45.

Nyatalah dengan sendirinya, bahwa pendirian "tabernakel-tabernakel istananya itu" tidak mungkin berarti pendirian ibu kotanya. Oleh sebab itu, maka tabernakel-tabernakel itu mungkin menunjukkan suatu cabang dari istananya. Dan pilihannya untuk mendirikan tabernakel-tabernakel itu "di gunung kesucian yang mulia itu", menunjukkan bahwa tempat itu dimaksudkan untuk menggabungkan kepada tabernakel-tabernakelnya kesucian Allah orang Kristen. Oleh menanamkan tabernakel-tabernakel istananya dengan kesucian yang sedemikian ini, dapat berarti bahwa ia itu akan menampung markas besar dari pemerintahan dunia kerohanian yang segera akan datang, yang sudah kita bicarakan.

Tetapi suatu tempat, mungkin Gunung Sinai, ialah "di antara laut-laut" -- yaitu Laut Merah dan Laut Tengah. Pilihannya akan tempat itu dan bukan Yerusalem mengandung arti, bahwa itu adalah karena Palestina maupun Edom, Moab dan Ammon, akan "melepaskan diri dari pada tangannya".
 
Sebutan yang mengatakan : "ia akan sampai kepada ajalnya, dan tak seorangpun akan membantunya", menunjukkan bahwa sebelumnya ia telah dibantu oleh sesuatu kuasa yang lain, dan bahwa ia tidak akan berlangsung lama sesudah itu, dan mungkin sekali faham kerohaniannya itu akan dihancurkan oleh tanduk-tanduk dari binatang yang merah kirmizi itu (Wahyu 17 : 16).
 
Karena sekarang adalah jelas bahwa "tabernakel-tabernakel istananya itu" akan disangka melambangkan kesucian, dan bahwa perempuan yang menunggangi binatang itu (Wahyu 17 : 3) menyelesaikan masalah-masalah dunia, sosial, ekonomi, politik, dan agama, maka kebenaran itu jelas bahwa pemerintah-pemerintah Kristen yang ada sekarang akan diorganisir kembali, dan akan diperintah oleh suatu pemimpin kerohanian – bukan oleh Hitler.

Oleh sebab itu, maka doa kita hendaknya agar semua orang berusaha dengan sesungguhnya supaya nama mereka terdapat di dalam Kitab Hayat dari Mikhail, karena orang-orang yang namanya tidak terdapat di sana, akan dibiarkan masuk ke dalam kebinasaan yang kekal.

Sebagai jaminan perpisahan karena kita sekarang hidup di akhir zaman, dan karena saat itu sedang akan berlalu untuk selama-lamanya, maka kami mengutip kata-kata malaikat itu yang secara serius diucapkan sebagai berikut :

"Maka pada masa itu akan bangkit berdiri Mikhail, Penghulu besar itu, yang akan berdiri membela bani bangsamu; maka akan ada kelak suatu masa kesusahan, yang sedemikian itu belum pernah ada semenjak adanya sesuatu bangsa sampai kepada masa itu: maka pada masa itu bangsamu akan diluputkan, yaitu setiap orang yang kelak didapati namanya tertulis di dalam kitab itu. Maka banyak dari mereka yang tidur di dalam lebu tanah akan bangkit, sebagian kepada kehidupan yang kekal, dan sebagian kepada malu dan kehinaan yang kekal". Daniel 12 : 1, 2.

P e n u t u p

Karena nubuatan-nubuatan yang dibicarakan di sini meliputi sejarah yang berabad-abad lamanya, maka di dalam ruang lingkup buku traktat yang kecil ini kami hanya dapat menyajikan secara singkat sejarah yang diliput oleh nubuatan itu, sambil memberikan perhatian khusus kepada bagian yang mana Tuhan akan memimpin kaki-kaki setiap orang yang rindu memikul salib dan mengikuti-Nya dengan aman melewati lubang yang tak terduga dalamnya itu, ke dalam mana semua orang hidup yang lainnya akan segera jatuh. Kebenaran yang diungkapkan di sini, yang bersinar-sinar dengan jelas sebagaimana adanya, hendaklah meyakinkan dan mentobatkan semua orang yang jujur yang rindu melepaskan diri dari pada bencana yang akan datang itu. Oleh sebab itu kiranya semua orang mau

MEMASUKKANNYA KE DALAM HATI
DAN MEMANFAATKANNYA.

Sebagai suatu batas garis kehidupan untuk melindungi para pengikut Kristus yang setia supaya tidak dihanyutkan oleh setiap kekuasaan agama, maka Allah telah melaksanakan rangkaian peristiwa-peristiwa nubuatan yang dikemukakan di sini.

Orang-orang yang berharap untuk dipimpin dan diselamatkan oleh Firman Kebenaran, dan juga untuk dapat dilepaskan dari pada masa kesusahan itu oleh pembelaan Mikhail (Daniel 12 : 1), yaitu kesusahan yang akan ditimbulkan oleh bangsa-bangsa yang bingung sekarang ini, hendaklah jangan lagi ragu-ragu sekarang untuk berdiri di pihak yang benar dan kebenaran. Karena alasan inilah, Saudara-Saudariku, maka terang kini bercahaya atas jalan-jalanmu.
 
Kepada mereka yang menyambut amaran Tuhan ini dan yang berdiri pada pihak-Nya terdapat janji berikut ini : "Maka mereka yang bijaksana itu akan bercahaya bagaikan cerahnya cuaca di langit; dan mereka yang membalikkan banyak orang kepada kebenaran itu akan jadi bagaikan bintang-bintang untuk selama-lamanya". Daniel 12 : 3.

"Banyak orang akan disucikan, dan diputihkan, dan dicobai; tetapi orang-orang jahat akan makin melakukan kejahatan; dan tak seorang pun dari pada orang-orang jahat itu akan mengerti; tetapi orang-orang yang bijaksana akan mengerti". Daniel 12 : 10.

Dan sekarang setelah mendengarkan "kesimpulan dari pada segala perkara, takutlah akan Allah dan peliharakanlah segala perintah-Nya; karena inilah seluruh kewajiban manusia". Alkhatib 12 : 13. Sekarang bangunlah dan bercahayalah, jadikanlah puji-pujian Pemazmur itu sebagai milikmu sendiri; katakanlah: "Ya Allah, Engkau telah mengajarkan daku semenjak dari pada masa mudaku; dan sampai kepada hari ini aku telah menyatakan semua perbuatan keajaiban-Mu." "Ya Tuhan, Engkaulah Allahku; aku hendak mempermuliakan Dikau, aku hendak memuji-muji nama-Mu; karena Engkau telah melakukan perkara-perkara ajaib; semua nasehat-Mu dari dahulu adalah setia dan benar." Mazmur 71 : 17; Yesaya 25 : 1. 


***



PETA - PETA

Peta 1 sampai 4, 6 dan 7 adalah saduran-saduran dari antara peta-peta yang terdapat di dalam buku E m p i r e s  o f  the B i b l e, oleh A. T. Jones.

Peta 5 disadur dari antara peta-peta yang muncul di dalam surat kabar The Dallas Morning News selama tahun 1941.

Peta 8 disadur dari salah satu seri peta-peta di dalam buku Myers' Ancient History, Revised Edition.

Peta 9 dan 10 adalah dicetak kembali dari antara peta-peta yang terdapat di dalam buku The New World Problems in Political Geography.



***